Breaking News:

Berita Kriminalitas

Ajak Penambang Lawan Aparat Saat Penertiban Tambang Tungau di Facebook, IRT di Toboali Diamankan

Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Selatan amankan Marida (31) seorang ibu rumah tangga yang diduga memprovokasi pengguna Facebook

Ist/Polres Bangka Selatan
Marida (31) saat diamankan di Mapolres Bangka Selatan 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Satuan Reserse Kriminal Polres Bangka Selatan mengamankan Marida (31) seorang ibu rumah tangga yang diduga memprovokasi pengguna Facebook untuk melawan petugas TNI/Polri dalam penertiban tambang di Perairan Toboali.

Di dalam komentarnya di Kolom Komentar Facebook, Marida (31) yang menggunakan akun dengan nama Arlo Malki ini mengajak masyarakat untuk menyerang balik petugas yang melakukan penertiban tambang tungau di Perairan Toboali pada Jumat, (8/1/2021) kemarin.

Di dalam komentarnya, Marida (31) menyatakan "Pe di serang uge wa aparat e... 160 dk kn kalah kn umat la nek 300 ntah lebeh gelau... ne tu men la beperang macem tu... baru taken e.. men ika takut ngdep aparat macam tu dk pakai selesai2 di permaen ken terus ikak... pe usa tkut e, la kepaleng uge," yang lebih kurang memiliki arti "Serang balik aparatnya... 160 petugas mungkin kalah dengan penambang yang mencapai 300 orang atau bahkan lebih... kalian (penambang -red) jika takut maka persoalan ini tidak selesai-selesai dan akan terus dipermainkan... jangan takut karena sudah kepalang dan terlanjur."

Namun demikian, setelah diamankan oleh tim kepolisian, Marida (31) di dalam sebuah video yang beredar meminta maaf atas komentar yang dilayangkannya di Facebook pada Jumat, (8/1/2021) malam.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Marida umur 31 tahun pekerjaan ibu rumah tangga (IRT), saya yang memiliki Akun Facebook Arlo Malki. Saya memohon maaf maaf atas komentar saya yang mengajak masyarakat Toboali melawan petugas kepolisian saat melaksanakan penertiban TI Tungau yang berada di wilayah Laut Toboali," ungkap Marida.

Tampak mengenakan kerudung Hitam, Marida (31) juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, dan apabila melanggar ia siap dihukum menurut peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini.

Komentar Marida di Facebook yang mengajak penambang untuk menyerang petugas penertiban tambang
Komentar Marida di Facebook yang mengajak penambang untuk menyerang petugas penertiban tambang (Ist/Facebook Arlo Malki)

Dikonfirmasi terpisah pada Sabtu, (9/1/2021), Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Albert Daniel Tampubolon menyatakan pengamanan terhadap Marida (31) dilakukan agar tidak terjadinya hal-hal yang tak diinginkan di tengah masyarakat.

"Saat ini yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya keliru karena mengajak masyarakat melawan petugas saat melakukan penertiban TI tungau ilegal di perairan Toboali," ucap AKP Albert Daniel Tampubolon.

Bahkan menurut AKP Albert, Marida (31) telah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Albert Daniel Tampubolon mengimbau masyarakat secara menyeluruh di Kabupaten Bangka Selatan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial baik Facebok, Twitter, Instagram dan media sosial lainnya. ( Bangkapos.com / Jhoni Kurniawan )

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved