Breaking News:

Bunuh Diri

Warga Pangkalpinang Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Akibat Lamanya Hasil Tes Swab PCR Keluar

TA diduga gantung diri karena depresi lantaran hasil swab PCR dirinya belum juga keluar. #Covid-19 #Pangkalpinang #Gantungdiri

Penulis: Yuranda | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Yuranda
Tim Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, mengevakuasi korban gantung diri, saat isolasi mandiri di sebuah kawasan perumahan, Selindung, Pangkalpinang, Sabtu (9/1/2021) 

Riko juga melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar, kepolisian, dan Satgas Covid-19 Pangkalpinang.

Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang dr. Fauzan ditemui dilokasi, membenarkan bahwa hasil rapid antigen korban reaktif .

“Bener kalau hasil rapid antigen korban reaktif Covid-19, karena hasilnya reaktif 80 persen kemungkinan hasil swab nya positif, jadi akan di makamkan sesuai standar covid-19,” ungkapnya.

Saat ini jenazah korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang.

Jasad korban rencananya bakal dikebumikan dengan prosedur protokol kesehatan.

Belum ada konfirmasi dari pihak berwenang mengenai dugaan motik tindakan yang diduga bunuh diri ini.

Polisi masih mengusut kejadian yang bikin geger ini.

Disclaimer

Artikel ini tidak untuk membenarkan atau mengglorifikasi tindakan bunuh diri.

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved