Breaking News:

DITERIAKI Berhenti Lalu Dipukuli hingga Babak Belur, Wanita Ini Polisikan Oknum Satpol PP

Seorang wanita dianiaya sejumlah oknum Satpol PP menggunakan kayu.Awalnya korban sedang berboncengan dengan rekannya lalu diteriaki diminta berhenti

Penulis: tidakada004 | Editor: Edi Yusmanto
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Wanita Dianiaya Oknum Satpol PP Pakai Kayu hingga Babak Belur, Awalnya Diteriaki Diminta Berhenti 

BANGKAPOS.COM - Seorang wanita dianiaya sejumlah oknum Satpol PP menggunakan kayu.

Awalnya korban sedang berboncengan dengan rekannya lalu diteriaki diminta berhenti.

Korban berinisial SDNM (26), warga Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penganiayaan itu terjadi pada Jumat (8/1/2021) sekira pukul 22.00 Wita.

Akibatnya, korban mengalami luka memar di tangan kanan, lengan kanan, nemar di wajah bagian hidung, kening kanan dan pipi kanan.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, aksi penganiayaan itu berawal saat korban di bonceng rekannya berinisial RGB.

Korban dan rekannya datang dari arah Jembatan Payeti menuju Pos Lantas Kota.

Namun, saat tiba di depan bengkel Padolo, mereka melihat ada razia dari TNI dan Pol PP dan diminta untuk berhenti.

"Mereka mendengar teriakan berhenti dari arah kanan dan kiri jalan. Keduanya lalu menepi secara perlahan-lahan," kata Krisna, kepada Kompas.com, Sabtu (9/1/2021).

Saat menepi, dari arah kanan korban, beberapa oknum Po PP tiba-tiba menganiayanya dengan menggunakan kayu sebanyak empat kali.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved