Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Meningkat Kontak Erat Berkeliaran, Pelanggar Terancam Sanksi Denda

Komulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung, pada Selasa telah mencapai, 3.096 orang pada, Senin (11/1/2021) kemarin.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Komulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung, pada Selasa telah mencapai, 3.096 orang pada, Senin (11/1/2021) kemarin.

Jumlah itu tersebar dibeberapa kabupaten/kota. Terbanyak di Kota Pangkalpinang ibu kota Provinsi Bangka Belitung.

Dengan detail sebaran Pangkalpinang sebanyak 1.184 orang, Kabupaten Bangka 893 orang, Bangka Tengah  449 orang, Bangka Barat 165 orang, Bangka Selatan 58 orang, Belitung 294 orang dan Belitung Timur  53 orang.

Sekretaris Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa, membenarkan bahwa saat ini, penyebab meningkatnya kasus karena sudah tidak terkendalinya orang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 untuk dilakukan tracking atau pelacakan.

"Tidak terkendali, kadang kita tidak tahu, seperti kawan saya, ditanya dari mana ia mengatakan pergi makan kemudian ke laundry lalu pulang, kemudian ilang penciumanya. Jadi, ia tidak tahu kena virusnya dimana. Kemudian ia kita selesai bertemu, tahu-tahu ada yang positif, satu dari kita sudah kemana-mana bertemu orang," ungkap Mikron kepada Bangkapos.com, Selasa (12/1/2021).

Mikron, juga membandingkan, pada saat awal penyebaran Covid-19 di Babel, saat itu, masih bisa dilakukan upaya pemutusan penyebaran, dengan tracking.

Namun, saat ini, sudah tak terkendali karena petugas sibuk mengurusi pasien positif yang bertambah dan kasus meninggal dunia.

"Sekarang konsentrasi tenaga kesehatan ke wisma karantina dan isolasi mandiri, karena jumlah positif meningkat, sehingga konsentrasi memutus mata rantai tidak maksimal," kata Mikron.

Dari kondisi tersebut, Mikron mengatakan Satgas Covid-19 Babel berencana untuk membentuk petugas tracker yang tugasnya, membantu tenaga kesehatan, dalam melakukan tracking kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Baca juga: Pangkalpinang dapat 4.566 Vaksin untuk Tenaga Kesehatan, Penyuntikan Serentak Jumat (15/1/2021)

Baca juga: Update, Hasil Swab Follow Up Negatif, Sekda Bangka Barat M Soleh dan Keluarga Sembuh dari Covid-19

Pembatasan Kegiatan

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved