Breaking News:

Dahsyatnya, Ingin Hidup Berkecukupan, Cobalah Amalkan Wirid Nabi Sulaiman Ini, Simple Banget!

Tidak ada pantangan untuk mengamalkannya, namun akan lebih baik jika kita mensucikan diri lahir dan batin serta berwudhu dan meluruskan niat ...

Freepik.com
Dahsyatnya, Ingin Hidup Berkecukupan, Cobalah Amalkan Wirid Nabi Sulaiman Ini, Simple Banget! 

Wahai Yang Memiliki Kekuatan, wahai Yang Menyayangi orang-orang miskin, wahai Yang Maha Pengasih di antara mereka yang pengasih." (doa ini dikutip dari HR. Abu Dawud)

Baca juga: Yuk Tetap Cantik Tanpa Flek Hitam di Wajah, Cukup dengan Pakai 7 Cara Alami ini, Lemon Hingga Madu

Baca juga: Catat Bahan-bahannya, 8 cara Mencerahkan Selangkangan Hitam Secara Alami Gunakan Obat Tradisional

Doa tersebut merupakan doa pagi hari yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Fatimah Az Zahra.

2. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

Doa pembuka rezeki ini seperti yang disampaikan dalam Hadist Riwayat HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memanjatkan doa pembuka rezeki ini setelah salam shalat shubuh.

3. اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Doa pembuka rezeki ini disampaikan dalam hadits Ali, Rasulullah pernah mengejarkan doa tersebut.

4. يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

“Wahai Dzat yang Maha Hidup, serta Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, perbaiki seluruh urusan atau keadaanku, dan janganlah Engkau mewakilkan aku kepada diriku sendiri dalam sekejap mata pun. (HR. Imam An-Nasai, Imam al-Bazzar dengan sanad yang Shahih juga Imam al-Hakim).

Doa di atas merupakan doa agar menghilangkan segala kesusahan, terutama masalah dalam hidup.

Doa tersebut juga mengisyaratkan pentingnya mengarahkan diri untuk menjadi peribadi yang lebih baik di keseharian.

Baca juga: Doa Ketika Turun Hujan Disertai Angin Kencang dan Tata Cara Berdoa

5. Di samping doa-doa pagi hari di atas, Rasululullah SAW juga mengajarkan membaca tasbih dan dzikir pagi dan petang.

Rasulullah bersabda, “Barang siapa mengucapkan di waktu pagi dan petang: “Subhanallah wa bihamdih“; seratus kali tidak ada seorangpun di hari kiamat yang datang membawa suatu kebaikan yang lebih baik darinya, kecuali orang yang mengucapkan hal yang sama atau lebih dari itu." (HR Muslim)

Sebagaimana hal ini juga disampaikan dalam firman Allah SWT, Al Quran Surat Al--Ahzab: 41-42.

"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya.

Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang."

Keterangan surat lainnya dapat dilihat dalam QS. Al-Mu'min ayat 55 dan Qaaf ayat 39.

6. Membaca Al Ikhlash, Al-Falaq dan An-Nas (3 kali)

Bacaan ketiga ayat tersebut shahih sebagaimana diriwayatkan Abu Dawud 5082 dan Tirmidzi 3575, dan dihasankan Albani.

"Bacalah Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An Nas, di waktu pagi dan sore sebanyak 3 kali.

Itu cukup bagimu untuk mencegah semua marabahaya."

7. Bacaan dzikir pagi hari

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah.

Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya.

Bagi-Nya kerajaan dan bagiNya pujian.

Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala se-suatu.

Hai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya.

Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya.

Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua.

Wahai Tuhan! Aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan kubur.”

10 Tips Keuangan Bagi Pasangan Baru Menikah

Menikah berarti memulai hidup dengan pasangan dan berbagai persoalan baru.

Masalah keuangan biasanya menjadi prioritas utama untuk dibahas pasca menikah mengingat uang merupakan hal yang cukup sensitif.

Bahkan tak sedikit pasangan yang akhirnya berpisah karena tersandung masalah keuangan dalam rumah tangganya.

Merencanakan keuangan selalu menjadi masalah penting meski sudah berumah tangga.

Tak masalah betapa buruknya pendapatan masing-masing, pengelolaan yang baik bisa mengatasi berbagai masalah keuangan.

Bagi pasangan yang baru menikah, berikut 10 tips keuangan pasca menikah yang harus dilakukan :

1.Terbuka soal keuangan

Bagi sebagian pasangan, uang merupakan hal yang kurang nyaman dibicarakan bersama karena dianggap sebagai obrolan pribadi.

Jika Anda dan pasangan merupakan salah satu darinya, maka segeralah mengubah kebiasaan dan perasaan tersebut.

Anda dan pasangan baru bisa merencanakan keuangan umah tangga, jika masing-masing mau terbuka dan membahasnya.

2. Sisihkan untuk biaya tak terduga

Meski keuangan rumah tangga terhitung lebih dari cukup, tetap penting bagi Anda untuk menyisihkan sejumlah uang setiap bulan.

Uang tersebut nantinya bisa digunakan untuk keperluan tak terduga.

Krisis keuangan bisa kapan saja menimpa Anda atau pasangan Anda.

Menyimpan uang tunai (bukan dalam bentuk tabungan), bisa menyiapkan diri Anda menghadapi berbagai kemungkinan keuangan.

3. Buat anggaran keuangan rumah tangga

Mencatat semua pengeluaran rumah tangga merupakan hal penting untuk mengatur anggaran di bulan berikutnya.

Jika Anda tak punya catatan kemana larinya uang setiap hari, maka Anda akan kesulitan menyusun anggaran kebutuhan rumah tangga.

Kondisi tersebut akan membuat Anda dan pasangan menjadi disiplin dalam pengelolaan pendapatan bersama.

4. Tetap Fleksibel

Menyusun anggaran keuangan untuk jangka waktu terlalu panjang sangat tidak disarankan.

Biasakan mengkaji kembali semua rencana keuangan yang pernah Anda buat bersama pasangan, dan perhatikan jika memang harus ada perombakan.

5. Menyiapkan dana pensiun

Tak selamanya setiap orang bisa selalu bekerja.

Setelah Anda berhenti bekerja, rencana dan dana pensiun yang Anda miliki bisa membuat Anda hidup senang di masa tua.

6.Bersiaplah jika pasangan tak setuju

Membahas keuangan rumah tangga dengan pasangan tak selalu berjalan mulus.

Masing-masing akan berargumen dan menyampaikan ketidaksetujuannya saat membeli barang tertentu dengan jumlah biaya besar.

Anda tak perlu menghindari perselisihan kecil dengan saling menyembunyikan fakta-fakta keuangan pribadi.

Kapanpun perselisihan terjadi, duduk dan bahas dengan pasangan Anda, karena perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar.

7. Bertindaklah sebagai tim dalam mengatur keuangan

Rencana keuangan akan berhasil dilakukan jika keduanya mau menjalaninya dengan baik.

Berbagi tugas keuangan dengan pasangan layaknya tim kerja akan banyak membantu.

Jika bulan ini, pasangan Anda menghabiskan banyak pengeluaran, maka Anda sebaiknya menunggu hingga bulan depan untuk membeli keperluan lainnya.

Anda harus bersama-sama memutuskan mana yang harus segera dibeli dan mana yang bisa ditunda.

8. Prioritaskan membayar utang

Jika Anda memiliki utang sebelum menikah, pastikan pembayaran utang tersebut menjadi prioritas utama dalam anggaran rumah tangga yang Anda susun.

Semakin cepat membayarnya, maka semakin baik kondisi keuangan Anda dan pasangan.

9. Ikut asuransi

Sebagai pasangan yang beru menikah, mengikuti program asuransi merupakan bagian keuangan yang tak kalah penting.

Persoalannya bukan soal uang, tapi lebih pada bagaimana menjamin kondisi keuangan di masa depan.

10. Membuat rekening bank bersama

Bagi Anda yang pandai mengelola keuangan, membuat rekening bersama dengan pasangan bisa membantu untuk lebih berhemat.

Biaya yang dikeluarkan lebih sedikit, dan pengaturan keuangannya bisa lebih sederhana.

(*)

Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar (CC)
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved