Breaking News:

Human Interest Strory

Kuman dan Kotoran pun Jadi Sahabat Darmawi, Rela Jadi Tukang Sapu Demi Sekolahkan Anak

Langit tampak gelap, sesekali terdengar gemuruh di balik awan. Terlihat seorang laki-laki paruh baya berpakaian kuning nan kotor, bergegas menenteng

bangkapos.com
Darmawi (55), tukang sapu, pekerja kontrak di Dinas Lingkungan Hidup Pangjalpinang yang ditugasi untuk membersihkan sampah sekaligus menyapu jalan kawasan Pasar Pagi Pangkalpinang.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Langit tampak gelap, sesekali terdengar gemuruh di balik awan. Terlihat seorang laki-laki paruh baya berpakaian kuning nan kotor, bergegas menenteng sebilah sapu.

Laki-laki itu berusaha menuntaskan pekerjaannya, membersihkan sisa sampah menggunakan sapu lidi dan pengki.

Sampah itu ia masukkan ke dalam karung. Sementara tangannya tak henti menyeka sisa sayuran dan buah-buahan yang berhamburan di kawasan ini.

Bau sampah menyengat bercampur amisnya air di aliran sekitarnya seolah tak ia rasakan.

Sesekali ia mengusap keringatnya yang bercucuran jatuh di bawah rambut.

Darmawi (55) nama laki-laki itu.  Dia adalah tukang sapu, pekerja kontrak Dinas Lingkungan Hidup Pangkalpinang.

Pria ini memang ditugasi untuk membersihkan sampah, sekaligus menyapu jalan kawasan Pasar Pagi Pangkalpinang.

Tugasnya, mulai dari kawasan pasar sampai ke perempatan Jalan Ahmad Yani Dalam atau dekat simpang SMP Muhamadiyah.

Terik matahari dan guyuran hujan tak membuatnya patah semangat menjalankan tugas.

Darmawi begitu optimis mengais rezeki demi menopang perekonomian keluarga, termasuk membiayai anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Halaman
123
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved