Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Soal Vaksin Sinovac, Masyarakat Jangan Mudah Termakan Hoax  

Kondisi Kota Pangkalpinang yang kini masih dalam zona merah, membuat keberadaan vaksin dapat menjadi solusi dari Pemerintah guna meredam penyebaran

bangkapos.com/Resha Juhari
Vaksin Sinovac Tiba di Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Kondisi Kota Pangkalpinang yang kini masih dalam zona merah, membuat keberadaan vaksin dapat menjadi solusi dari Pemerintah guna meredam penyebaran Pandemi Covid-19.

Untuk Kota Pangkalpinang saat ini telah mendapatkan jatah 4.566 vaksin, yaitu dua kali penyuntikan yang dapat digunakan kepada 2.283 orang.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang, Rio Setiady mengaku  bersyukur.

"Kita syukuri Kota Pangkalpinang dapat vaksin, kita zona merah jadi sebaiknya yang terdepan didahulukan seperti tenaga kesehatan lalu polisi atau gugus tugas karena mereka lah garda terdepan," ujar Rio Setiady, Rabu (13/1/2021).

Namun terkait vaksin yang kini tengah ramah diperbincangkan, Rio berharap pihak terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan dapat membantu masyarakat agar terhindar dari informasi hoax.

"Cuman di masyarakat ini banyak beredar hoax dan ini belum selesai, artinya tidak cukup hanya mengajak orang tapi juga harus melibatkan tokoh masyarakat untuk sosialisasi. Saat ini kita hanya nyuruh orang untuk divaksin, sementara hoax itu banyak menyebar di Sosmed," jelasnya.

Selain itu untuk masyarakat, Rio Setiady meminta untuk tak dapat termakan hoax perihal vaksin yang dapat membuat kepanikan di kalangan masyarakat.

"Ini harus segera ditangani, karena ini konspiratif vaksin ini untuk inilah itulah jangan mudah termakan hoax. Sementara Pak Jokowi hari ini sudah disuntik vaksin, harapan kita masyarakat jangan berpikir macam-macam kita harus berpikir positif ini ikhtiar kita untuk bisa sehat," tegasnya.

Lebih lanjut untuk penyuntikan vaksin akan dilakukan serentak pada Jumat (15/1/2021) di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang bersama Wali Kota Pangkalpinang dan Forkopimda yang juga akan ikut serta dalam penyuntikan vaksin tersebut.

"Pemimpin harus menjadi contoh, ketika masyarakat masih mempertanyakan dan ini aman dan halal. Saya pikir ketika MUI sudah memberikan lampu hijau ya sudah selesai perdebatan dibawah, karena rujukan kita kan MUI kemudian BPOM juga sudah mengatakan ini silahkan. Ya sudah kita yang tidak mengerti ilmunya, dan tidak punya kapasitas jangan banyak komentar," tegasnya.

Sementara itu Rio Setiady berharap dengan Wali Kota Pangkalpinang dan Forkopimda yang akan ikut serta divaksin, dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat terkait keamanan vaksin.

"Terlepas banyaknya kontroversi dibalik semuanya itu masalah lain, tapi dua lembaga yang menjaga kehalalan dan kajian BPOM itu kita hargai usaha mereka. Saya sepakat pak Wali dan forkopimda silahkan sampaikan kepada masyarakat, bahwa vaksin ini aman dan kita semua kalau kebagian jatah ya jangan takut," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved