Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tercatat 15 Ribuan Orang Masuk Pulau Bangka Belitung, KKP Terus Awasi Arus Keluar Masuk

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang mencatat dari tanggal 1 hingga 11 Januari 2021

bangkapos.com
Kepala KKP Pangkalpinang, dr Bangun CU 0601 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang mencatat dari tanggal 1 hingga 11 Januari 2021, ada sekitar 15 ribuan orang yang masuk ke Pulau Bangka Belitung.

Sementara, pada rentang waktu yang sama ada sebanyak 17.786 orang yang meninggalkan atau keluar pulau Bangka Belitung.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo mengatakan saat ini, terjadi adanya penurunan arus keluar masuk.

"Sekarang itu turun, sebelum natal jumlah per hari sampai dua ribuan, sekarang rata-rata kisaran 1.100 -1.200 orang, kemarin masih sempat 1.700 orang, kalau lihat track terjadi penurunan," ungkap dr Bangun, Rabu (13/1/2021).

Lebih lanjut, ia mnegungkapkan, bahwa pada tanggal 3 Januari 2021 terjadi arus keluar masuk ke Pulau Bangka dengan jumlah yang paling tinggi yakni 2.800 orang.

"Nanti (dalam pemantauan-red) kita kuatkan digital semua, jadi semua penumpang yang datang dan pergi nanti harus menggunakan aplikasi e-HAC, tunjukan saja barcodenya nanti. Kalau barcode tidak valid, penumpang tidak bisa berangkat," jelas dr Bangun.

Ia menambahkan per tanggal 11 Januari 2021, rapid test antigen sebagai syarat keluar masuk Bangka Belitung berlaku dengan batas waktu hanya dua hari.

"Kita di sini terus memantau (arus keluar masuk-red). Rapid antigen sekarang berlaku dua hari dan PCR itu tiga hari, memang sudah ada SE. Ini juga bisa jadi karena angkat terus meningkat, jadi ini sebagai upaya mengurangi laju pergerakan orang," kata dr Bangun.

Peraturan terbaru tersebut diterbitkan surat edarannya tanggal 9 Januari 2021 dan memerlukan waktu dua hari untuk sosialisasi, kemudian baru bisa diterapkan.

( Bangkapos.com/Cici Nasya Nita )

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved