Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE: Lagi, Tiga Warga Bangka Belitung Meninggal Dunia, Kasus Covid -19 Bertambah   

Kasus positif Covid -19 di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kembali bertambah.Berdasarkan data Satgas Covid -19 Babel, Rabu (13/1/2021), sebanyak 88

IST/satgas covid
Pemakaman pasien positif Covid-19 di Perkuburan Pasang, Sungailiat 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kasus positif Covid -19 di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kembali bertambah. Berdasarkan data Satgas Covid -19 Babel, Rabu (13/1/2021), sebanyak 88 orang terkonfirmasi positif Covid -19, sehingga total kasus kumulatif menjadi 3.220 orang.

Diikuti kasus sembuh sebanyak 68 orang, total menjadi 2.479 orang dan meninggal dunia bertambah 3 orang, total menjadi 56 orang.

Sekretaris Satgas Percepatan, Penanganan Covid -19, Mikron Antariksa, mengatakan, penyebab terjadi peningkatan, karena kurang patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes).

"Tentu yang pertama karena kurang patuhnya masyarakat dengan prokes, seperti memakai masker, kemudian menjaga jarak atau berkumpul. Kemudian ada kasus ditemukan dari hasil rapid test antigen yang dilakukan penumpang, sehingga menyebabkan peningkatan kasus," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (13/1/2021)

Sementara untuk tracing, Mikron menegaskan saat ini pihaknya bersama tenaga kesegatab terus bergerak, walaupun memang tidak secara maksimal.

"Karena tenaga kesehatan juga fokus pada penanganan pasien positif dan meninggal dunia, sehingga tracking tidak konsentrasi seperti dulu, sehingga kami berwacana akan membuat petugas tracker untuk membantu tugas tenaga kesehatan untuk melajukan tracking warga kontak erat dengan pasien positif," ujarnya.

Mikron  juga menjelaskan terkait kesiapan rumah sakit khusus pasien Covid-19 sampai saat ini masih terus dilanjukan persiapan untuk dilakukan peresmian usai semua peralatan kesehatan lengkap didatangkan

Dia mengatakan RS Covid direncanakan akan diresmikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, pada 20 Januari 2021 mendatang.

"Untuk rumah sakit Covid-19 masih melengkapi untuk alat kesehatan karena telah disetujui dan masih dalam perjalanan menuju Pangkalpinang. Nantinya juga RS itu rencananya akan diresmikan langsung oleh kepala BNPB, "ujar Mikron.

Kapasitas rumah sakit khusus Covid ini hanya cukup untuk 100 tempat tidur, kategori orang tanpa gejala 75 orang dan 25 kategori sedang dan berat.

"Kita harapkan rumah sakit ini bisa membantu kondisi tempat karantina yang sedang penuh karena lonjakan pasien positif. Saat ini sudah terpakai beberapa untuk pasien dengan gejala berat dan sisanya kita masih menunggu alat kesehatan lainya biar bisa maksimal digunakan," harapnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved