Breaking News:

GAWAT, Jelang Pelantikan Joe Biden Jadi Presiden AS, 15 Ribu Tentara Menuju Washinton Ada Apa?

GAWAT, Jelang Pelantikan Joe Biden Jadi Presiden AS, 15 Ribu Tentara Menuju Washinton Ada Apa?

Getty Images / AFP TASOS KATOPODIS / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP
Presiden terpilih Joe Biden berpidato di depan umum dari Chase Center 7 November 2020 di Wilmington 

BANGKAPOS.COM - Keadaan Negeri Paman Sam saat ini disebutkan sedang genting jelang tanggal 20 Januari 2020.

Ya, di tanggal itu, dipastikan Joe Biden akan dilantik sebagai presiden AS, sementara Donald Trump dilengserkan.

Mengahadapi hal itu, Amerika pun dalam situasi yang cukup berbahaya.

 Hal itu diprediksi akan menarik masa pendukung Donald Trump yang tidak terima, karena percaya pemilu Amerika telah dicurangi.

Situasi ini juga sudah dilaporkan oleh FBI yang mengatakan, bahwa kekacauan besar akan terjadi di Amerika mendekati tanggal 20 Januari.

Menurut 24h.com.vn pada Selasa (12/1/21), dalam menghadapi ancaman berbahaya itu, penegak hukum akan mengerahkan 15.000 tentara Garda Nasional ke Washington DC.

Kemudian mereka akan mendirikan pos pemeriksaan di seluruh kota.

Sebanyak 16 kelompok di antaranya ada kelompok bersenjata dan sebagian besar pendukung setia Donald Trump.

Mereka telah mendaftar untuk mengadakan protes di Washington, membuat pejabat Federal merasa khawatir dan prihatin.

Di tengah meningkatnya jumlah infeksi Covid-19 yang meningkat pesat dan kerusuhan baru-baru ini di Capitol.

Halaman
123
Editor: M Zulkodri
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved