Breaking News:

Pedagang Bawang Akui Kehilangan Omzet 50 Persen Akibat Pandemi Covid-19 (VIDEO)

Penutupan tempat keramaian seperti pasar malam membuat para pedagang mengalami penurunan omzet.

BANGKAPOS.COM - Saat ini Provinsi Bangka Belitung khususnya kota Pangkalpinang sedang dilanda pandemi Covid-19 Banyak sekali tempat-tempat keramaian yang ditutup akibat covid-19 yang membuat perekenomian di Kota Pangkalpinang menjadi turun.

Penutupan tempat keramaian seperti pasar malam membuat para pedagang mengalami penurunan omzet.

Salah satunya adalah Arpandi, seorang penjual Bawang di pasar Pangkalpinang. Arpandi mengungkapkan bahwa pendapatannya berkurang sejak bangka dilanda Covid-19.

"Pendapatan berkurang sejak bangka dilanda pandemi," kata Arpandi Rabu, (13/01/21). Saat di temui di Pasar Pangkalpinang.

Pria dengan jenggot itu mengakui kehilangan lima puluh persen omzet akibat banyaknya pasar malam yang ditutup.

"Penjualan Turun. Banyak orang jualan pasar malam, nggak bisa jualan karena di tutup . Biasanya kalau ada pasar malam lumayan banyak yang beli. Sekarang yang beli itu jualannya banyak yang di rumah-rumah saja. Jadi sekitar 50 persen hilang omzet".

Ujar, Arpandi. Dia berharap hilangnya corona agar ekonomi di bangka belitung dapat pulih kembali.

"Yah mudah-mudahan cepat hilang corona ini biar pulih lagi ekonomi bangka belitung," sambung Arpandi.

Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved