Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

dr Roy Deg-degan, Tetapi Dibawa Rileks Saat Suntik Lengan Gubernur Babel

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menjadi orang pertama di Bangka Belitung yang menerima vaksin Sinovac

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Dokter Umum Tim Puskesmas Baturusa, dr Roy Jhanna yang melakukan vaksinisasi kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menjadi orang pertama di Bangka Belitung yang menerima vaksin Sinovac.

Pelaksanaan vaksinisasi ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli.

Dokter Umum Tim Puskesmas Baturusa, dr Roy Jhanna menjadi tenaga medis yang berkesempatan untuk melakukan penyuntikan vaksin kepada orang nomor satu di Bangka Belitung ini.

"Deg-deg pasti ada, tapi dibawa rileks," ujar dr Roy usai melakukan vaksinisasi kepada beberapa pejabat yang terdaftar hari ini, Jumat (15/1/2021).

Mengenakan baju medis bernuansa hijau dan biru dilengkapi APD, dr Roy tampak santai mengarahkan jarum suntik ke lengan Erzaldi.

Diakuinya, sebagai tenaga medis tahap pertama melakukan vaksinisasi, dirinya sudah menerima pelatihan vaksinitator beberapa waktu lalu.

Penentuan menjadi vaksinator Erzaldi ini, dipilih langsung oleh Dinas Kesehatan Bangka Belitung.

"Dari dinas kesehatan yang memililih, yang memenuhi kriteria, artinya yang dilatih saya, mungkin dari beberapa kriteria, yang mereka (dinas kesehatan -red) anggap saya memenuhi," kata dr Roy.

Setelah terpilih menjadi vaksinator para pejabat ini, ia merasa diberi kepercayaan dan berusaha melaksanakam vaksinisasi sebaik mungkin sesuai prosedur yang berlaku.

"Jadi setelah divaksin, mereka dilakukan observasi selama 30 menit di ruang tunggu yang telah disediakan. Nanti kalau misalnya ada yang mengalami efek samping, kemerahan atau pingsan. Itu sudah disiapkan tim (penanganannya-red)," jelas dr Roy.

Dari seluruh pejabat yang memenuhi kriteria untuk divaksin, setelah dilakukan observasi selama 30 menit dinyatakan dalam kondisi baik-baik saja. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved