Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Hari Perdana, RSBT Pangkalpinang Vaksinasi 12 Tenaga Kesehatan

Sebanyak 12 tenaga kesehatan terdiri dari dokter dan perawat telah melakukan vaksinisasi Covid-19 di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
(Foto Ist/RSBT Pangkalpinang).
Direktur Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang, dr Firmansyah, MARS saat divaksinisasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 12 tenaga kesehatan terdiri dari dokter dan perawat telah melakukan vaksinisasi Covid-19 di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang.

Para tenaga medis tersebut tidak hanya berasal dari RSBT Pangkalpinang, tetapi ada beberapa nakes dari fasilitas kesehatan lain yang telah mendaftar untuk divaksin di RSBT Pangkalpinang.

Kegiatan vaksinisasi hari perdana ini diawali oleh Direktur Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang, dr Firmansyah, MARS.

Usai divaksin, ia mengaku baik-baik saja dan tidak menimbulkan efek apa-apa.

"Alhamdulillah kita sudah mulai melakukan vaksin hari ini. Efeknya Alhamdulillah tidak ada, biasa saja," ujar dr Firmansyah saat ditemui bangkapos.com, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Molen Mengaku Lapar Usai Disuntik: Alhamdulillah Tak Ada Efek Apapun, Habis Vaksin Makan Tambah Kuat

Baca juga: Sepasang Kekasih Terbang Pakai Identitas Orang Lain, Apakah Berhak Dapat Santunan Rp 1,25 miliar?

Setelah menerima vaksin pertama ini, pada hari ke-14 akan divaksinisasi tahap kedua lagi.

"Secara medis, vaksin ini sudah memenuhi syarat, sudah disetujui BPOM untuk pemakaian Sinovac, jadi layak disuntikan untuk masyarakat. Selain itu, untuk muslim juga sudah mendapatkan sertifikat halal. Jadi sangat layak untuk menyukseskan program vaksin seperti ini," jelas dr Firmansyah.

Ia berharap dengan upaya vaksinisasi, pandemi Covid-19 segera berakhir agar bisa menjalan rutinitas seperi biasanya, tetapi diingatkan walaupun sudah divaksin, protokol kesehatan harus terus diterapkan.

"Protokol kesehatan harus tetap jalan, karena setelah vaksin tidak menjamin kita terkena. Karena tetap ada potensi kita mungkin terpapar Covid-19, jadi buka dijamin 100 persen kebal, tidak ada jaminan itu," kata dr Firmansyah.

Prosedur pelaksanaan vaksinisasi, para nakes perlu daftar atau registrasi dalam memilih tempat vaksinisasi dan jadwalnya.

Setelah mendapat nomor peserta untuk divaksin, di lokasi akan ada empat meja yang tersedia.

Meja pertama, sebagai pendaftaran dan diverifikasi. Meja kedua, diskrining (pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah dan ditanyakan beberapa hal tentang ada atau tidak penyakit komorbid). Meja ketiga, tempat penyuntikan vaksin oleh vaks
sinator.

Selanjutnya, nakes yang telah divaksin akan langsung berada pada ruang observasi selama 30 menit.

Serta, ada meja keempat, tempat diberikan surat keterangan sudah melakukan vaksinisasi.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved