Breaking News:

Uni Eropa Seperti Mau Enaknya Saja, Menolak Sawit, Tapi Mau Nikelnya Indonesia

Uni Eropa Seperti Mau Enaknya Saja, Tolak Sawit, Tapi Mau Nikelnya Indonesia

Dok. Antam
Uni Eropa Seperti Mau Enaknya Saja, Tolak Sawit, Tapi Mau Nikelnya Indonesia - Ilustrasi Nikel 

BANGKAPOS.COM - Hingga saat ini ada dua sikap Uni Eropa terkait perdagangan dengan Indonesia.

Uni Eropa seolah mau enaknya saja.

Uni Eropa seenaknya melarang dan tak sadar merugikan negara lain, termasuk Indonesia.

Giliran dirugikan karena pelarangan ekspor Nikel oleh Indonesia, malah tak mau, dan menggugat.

Seperti diketahui, Uni Eropa kembali melanjutkan sengketa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkan pemerintah Indonesia.

Kini Uni Eropa mendesak Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO) untuk membentuk panel guna membahas sengketa tersebut ( Uni Eropa gugat RI soal nikel).

Merespon perlawanan Uni Eropa tersebut, Menteri Perdagangan ( Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia siap menghadapi gugatan Uni Eropa atas kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

Menurut Lutfi, Indonesia baru mendapatkan notifikasi bahwa Uni Eropa tetap akan melanjutkan proses sengketa ke WTO yang jadi wasit perdagangan antar-negara itu.

"Tentunya kami sangat kecewa bahwa sudah ada konsultasi yang begitu lama. Tetapi ini bagian dari pada interaksi kita dengan dunia internasional, kita akan layani dan jalankan tuntutan tersebut," ujar Lutfi dalam keterangannya, Jumat (15/1/2021).

Sebagai informasi, gugatan Uni Eropa itu didasarkan pada anggapan bahwa kebijakan pemerintah Indonesia terkait larangan ekspor bijih nikel telah menyulitkan pihak Uni Eropa untuk bisa berkompetisi dalam industri baja di dunia.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved