Breaking News:

Menteri Risma: Itu Bukan Penjarahan, Jangan Dianggap Penjarahan, Mereka Kelaparan

Kata Risma, kondisi di sana tidak ada toko yang buka. Mereka semua memilih untuk mengungsi di ketinggian untuk mengantisipasi gempa susulan.

Editor: khamelia
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Gempa Majene Terkini, 34 Korban Tewas, 28 Kali Goncangan, Kantor Gubernur hingga Rumah Sakit Ambruk - Kantor Gubernur Sulbar di Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, ambruk setelah diguncang gempa magnitudo 6.2 dini hari Pukul 02.30 Wita. 

BANGKAPOS.COM -- Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta sejumlah video yang memperlihatkan diduga warga pengungsi korban gempa bumi di Sulawesi Barat mencegat truk pembawa bantuan logistik jangan dianggap sebagai bentuk aksi penjarahan.

Sebab, kata Risma, kondisi di sana tidak ada toko yang buka. Mereka semua memilih untuk mengungsi di ketinggian untuk mengantisipasi gempa susulan.

"Sekali lagi itu bukan penjarahan, jangan dianggap penjarahan. Mereka kelaparan," kata Risma, sapaan akrabnya, di Surabaya, Sabtu.

Baca juga: BREAKING NEWS Jenazah Rizki Wahyudi dan Ibunya Rosi Warga Pelipur Pangkalpinang Berhasil Dikenali

Kata Risma, ada beberapa video yang beredar di media sosial mengenai video tersebut. Tapi, sebenarnya yang terjadi tidak seperti itu.

"Jadi mungkin mereka memang kelaparan kondisinya, jadi sekali lagi bukan penjarahan. Karena kita harus membaca situasi," kata mantan Wali Kota Surabaya ini, dikutip dari TribunJatim.com.

Diakui Risma, jika pengiriman bantuan logistik dari pemerintah terlambat. Hal itu dikarenakan jalur utama menuju lokasi bencana terputus akibat tertutup material longsor.

"Jadi yang seharusnya 9 jam harus nambah 6 jam lagi karena harus memutar. Semoga hari ini material longsor di jalur itu bisa dibersihkan," jelasnya.

"Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekali Lagi Itu Bukan Penjarahan, Mereka Kelaparan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved