Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Dua Hari Usai Divaksin dr Hakim Sebut Tak Rasakan Gejala Apapun, Vaksin Covid-19 Dinilai Aman

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim (MH) mengakui tidak ada gejala apa pun yang  dirasakannya usai dua hari disuntik vaksin.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) saat dilakukan vaksin Jumat (15/1/2021) lalu 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim (MH) mengakui tidak ada gejala apa pun yang  dirasakannya usai dua hari lalu melakukan vaksinisasi, pada Jumat (15/1/2021) lalu.

"Tidak ada gejala apa-apa biasa saja, tapi tidak ada perubahan apa-apa ini," ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Minggu (17/1/2021).

Diketahui sebelumnya, Hakim menjadi 10 orang pertama yang disuntik vaksin di Kota Pangkalpinang, diakuinya memang tidak ada bedanya seperti disuntik vaksin biasa.

"Sama saja seperti vaksin influensa yang dirasakan sama seperti suntik-suntik vaksin yang lain, sampai hari ini juga saya tidak merasakan apa-apa, jadi vaksin ini memang benar-benar aman, untuk apa masyarakat takutkan," jelasnya.

Menurut Hakim, saat ini Kota Pangkalpinang sendiri mempunyai sembilan tempat yang akan menjadi tempat penyuntikan vaksin Covid-19 yang terdiri dari empat rumah sakit dan sembilan puskesmas dan kantor kesehatan pelabuhan.

"Untuk empat rumah sakit yakni RSUD Depati Hamzah, RSBT, RS Muhaya dan RS Bakti wara. Jadi banyak pilihan bagi tenaga kesehatan yang menjadi sasaran tenaga kesehatan untuk tempat penyuntikan vaksin," ucapnya.

Diakuinya, banyak pihak yang menyebutkan tenaga kesehatan menjadi kelinci percobaan vaksin, dan Hakim tak mempermasalahkan hal tersebut.

"Kami banyak disebut sebagai orang uji coba atau kelinci percobaan tak masalah, kami tidak apa-apa, taoi setelah ini masyarakat boleh lihat kami apakah akan terjadi sesuatu dengan kami, kalau kami tidak apa-apa berarti tidak ada alasan masyarakat tidak ingin divaksin," tegasnya.

"Nah ini kami sudah jadi percontohan, jangan nanti tidak mau lagi divaksin, disuruh pakai masker tidak mau, jaga jarak tidak mau, nah ini divaksin tidak mau pulak, jadi maunya apa. Nanti kalau sudah positif ribut minta ini itu," tegas Hakim.

Setelah Tenaga Kesehatan, Pelayanan Publik akan Dilakukan Vaksinisasi

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved