Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Gubernur Bangka Belitung Terbitkan Sanksi Denda, Langgar Protokol Kesehatan Covid-19 Ini Sanksinya

Gubernur Provinsi Bangka Belitung telah mengeluarkan keputusan gubernur Nomor 188.44/OL/Satpol-PP/2021 tentang bentuk kerja sosial

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris Percepatan Penanganan Satgas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung telah mengeluarkan keputusan gubernur Nomor 188.44/OL/Satpol-PP/2021 tentang bentuk kerja sosial dan besaran denda administrasif.

Aturan dibentuk dalam upaya pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Bangka Belitung.

Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu 4 Januari 2021.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, membenarkan aturan tersebut, dengan harapan bisa dilaksanakan untuk pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Dia menjelaskan penerapan protokol kesehatan dilakukan pada tempat-tempat umum dan fasilitas umum, meliputi, toko, pasar modern, dan pasar tradisional.

Apotek dan toko obat, warung makan, rumah makan, cafe, dan restoran, pedagang kali lima/lapak jajanan, perhotelan/penginapan lain yang sejenis, tempat wisata.

"Kemudian area publik, tempat lainnya yang dapat memungkinan adanya kerumunan massa.Tempat dan fasilitas umum yang harus memperhatikan protokol kesehatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Minggu (17/1/2021).

Untuk itu, Tim Disiplin Provinsi/Satuan Tugas Covid-19 tingkat provinsi tetap berkoordinasi dengan Tim Disiplin/Satgas Tugas Covid- 19 di tingkat kabuputen/kota.

Baca juga: Dua Hari Usai Divaksin dr Hakim Sebut Tak Rasakan Gejala Apapun, Vaksin Covid-19 Dinilai Aman

Baca juga: 264 Orang di Bangka Belitung Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Dari Pejabat Hingga Tenaga Kesehatan

Baca juga: Pernah Positif Covid-19, Direktur RSUD Depati Hamzah Tidak Disuntik Vaksin

Berikut Sanksi Sosial dan Denda yang Diterapkan

Pelanggar protokol kesehatan di tempat kerja, sanksi denda terhadap pimpinan paling sedikit Rp 5.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000,  

Pekerja, sanksi sosial menyanyikan lagu Indonesia Raya atau membersihkan sarana tempat kerja, atau denda paling sedikit Rp 100.000, paling banyak Rp 1.000.000.

Pelanggar protokol kesehatan kesehatan di rumah ibadah, untuk pengelola/pimpinan paling sedikit Rp 5.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000.

Jemaah, sanksi sosial membersihkan sarana rumah ibadah atau denda paling sedikit Rp 100.000  paling banyak Rp 1.000.000.

Pelanggar penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat umum dari fasilitas umum, untuk pengelola paling sedikit Rp 5.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved