Breaking News:

Utang Sudah Capai Rp. 6.000 Triliun, Indonesia Bakal Tambah Utang Lagi, Ini Alasannya

Perlu diketahui, defisit APBN sampai akhir Desember 2020 mencapai Rp 956,30 triliun

Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com
Ilustrasi utang negara 

Secara komposisi, pemerintah pusat masih lebih banyak berutang dalam bentuk Surat Berharga Negara.

SBN menyumbang porsi sebesar 85,96 persen dari total utang pemerintah di akhir 2020.

Pemerintah mengklaim memprioritaskan sumber utang domestik untuk mengelola risiko utang dalam bentuk valuta asing.

"Pembiayaan anggaran senantiasa dikelola secara hati-hati (prudent), fleksibel dan terukur, dan dengan mengoptimalkan sumber pembiayaan yang paling efisien," tulis laporan itu.

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Tertinggi

Status utang negara saat ini tentu membuat penasaran banyak orang.

Apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang masih mencengkeram hingga saat ini.
Berada di posisi manakah status utang Indonesia saat ini jika dibanding negara-negara lain.

Kali ini mungkin rasa penasaran Anda akan terjawab, karena sebuah daftar utang negara-negara di dunia dirilis, dan di dalamnya ada nama Indonesia.

Melansir Tribunnews, Bank Dunia merilis data utang luar negeri dari 120 negara berpendapatan rendah hingga sedang dalam International Debt Statistics (IDS) 2021.

Data World Bank mencatat, jumlah arus keuangan baik utang luar negeri dan modal asing di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tahun 2019 hanya mencapai US$ 909,7 miliar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved