Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan

Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan

THINKSTOCK.COM
Ilustrasi Mandi__ Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan 

Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun, Profesor Muda ini Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan

BANGKAPOS.COM -- Dr James Hamblin berusia 37 tahun yang merupakan profesor di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Yale University, dengan spesialisasi pencegahan penyakit, telah melakukan eksperimen tidak mandi selama 5 tahun.

Adapun profesor muda di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Yale University ini, memulai eksperimennya sejak sejak 2015 hingga 2020 yang dituangkan dalam buku yang berjudul, Clean: The New Science of Skin and the Beauty of Doing Less.

Hasilnya sangat mengejutkan bagi masyarakat modern yang sangat tergantung dengan kebiasan mandi minimal sehari sekali menggunakan sabun shampo hingga deodoran.

"Saya merasa baik-baik saja," ujar Hamblin menjawab pertanyaan apa yang terjadi bila Anda tak mandi selama lima tahun.

Ia mengatakan tubuh 'tak begitu bau walau tak pakai deodoran'

Baca juga: Wanita ini Syok saat Mau Buang Air Kecil Tengah Malam, Lihat Kejadian Mengerikan di Balik Pintu

Baca juga: Mikhayla Kurung Diri di Kamar, Ucapannya Bikin Nia Ramadhani Geram dan Tendang Pintu: yang Sopan Ya!

Baca juga: Belum Puas Bercinta, Agus Bunuh Yulia Teman Kencannya di Hotel, Kesal Dijanjikan Korban Main 3 Jam

Itulah jawaban Dr James Hamblin saat ditanya terkait keputusannya berhenti mandi lima tahun lalu.

"Jadi terbiasa. Rasanya biasa saja," katanya kepada BBC.

Ia juga menulis untuk majalah Amerika, The Atlantic yang diterbitkan pada 2016, dengan artikel berujudul: "I Quit Showering, and Life Continued", Saya berhenti mandi dan hidup terus berlanjut."

"(Kalau dihitung) Kita menghabiskan dua tahun penuh untuk mandi, berapa banyak waktu (juga uang dan air) yang terbuang," tulisnya.

Meski tidak mandi selama lima tahun, Hamblin tetap menekankan pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan juga sikat gigi.

Ia percaya bahwa kebersihan bagian tubuh lain tak perlu dilakukan secara rutin.

Eksperimen dengan sabun

Keputusan untuk berhenti mandi dimulai dengan satu eksperimen.

Baca juga: Lagi Trend Emoticon Rambut di Kolom Komentar Instagram atau Whatsapp, Ternyata Ini Cara Membuatnya

Baca juga: Deva Rachman Istri Kedua Syekh Ali Jaber Jarang Tersorot Kamera, Ternyata Bukan Sosok Sembarangan

"Saya ingin memahami apa yang akan terjadi," katanya.

"Saya tahu banyak orang yang tak sering mandi. Saya tahu itu mungkin dilakukan, namun saya ingin mencobanya sendiri untuk membuktikan efeknya."

Jadi, apa dampaknya setelah ia tak lagi mandi sejak 2015?

"Seiring dengan berjalannya waktu, badan semakin terbiasa, jadi tak begitu bau, walaupun Anda tak pakai deodoran atau sabun," katanya.

"Dan kulit Anda juga tidak begitu berminyak."

"Banyak orang menggunakan sampo untuk menghilangkan minyak dari rambut dan kemudian menggunakan conditioner. Bila langkah itu tak lagi dilakukan, rambut akan tetap terlihat sebelum Anda pakai produk-produk itu," katanya.

Hamblin mengatakan orang yang ingin mencoba eksperimen yang dia lakukan perlu melakukan dalam jangka yang lebih pendek dengan mandi dikurangi frekuensinya, untuk melihat dampaknya.

Namun dokter muda ini mengatakan proses berhenti mandi perlu dilakukan bertahap.

Baca juga: Kekuatan Militer AS Nomor 1, Indonesia Peringkat 16, Inilah 20 Besar Kekuatan Militer Dunia

Baca juga: Impian Gadis Cantik Ini Hancur, 7 Tahun Dikurung Dalam Kandang Besi dan Cuma Berpakaian Karung

Dr James Hamblin (James Hamblin)
Dr James Hamblin (James Hamblin)

Ia mulai dengan mengurangi penggunaan sabun, sampo dan deodoran dan mandi lebih jarang, tidak setiap hari.

Ia mulai dengan mandi setiap tiga hari lalu berhenti sama sekali.

"Ada saatnya saat saya ingin mandi karena saya sangat ingin mandi.

Saya merasa bau dan badan berminyak," kata Hamblin.

"Namun kemudian, saya rasa badan semakin berkurang baunya."

Alasan Hamblin adalah dengan semakin mengurangi mandi dan produk yang diperlukan, ia kebutuhannya terhadap produk-produk itu juga makin berkurang.

Bau badan dan bakteri

Akademisi Amerika Serikat ini menerangkan bau badan adalah produk bakteri yang ada di kulit dan hidup dari keringat dan bagian berminyak tubuh manusia.

Baca juga: Ini 8 Aplikasi Video Bokeh Terbaru dan Terbaik di Tahun 2021, Banyak Fitur Efek Video Bokeh lho

Baca juga: Laudya Cynthia Bella Kini Tampil Beda, Balutan Hijab Makin Syari, Ini Alasannya

Baca juga: Kesaksian Mengejutkan Pria yang Terekam Berciuman dengan Pramugari Filipina sebelum Masuk Kamar ini

Baca juga: Syahrini Lakukan Ritual Khusus ini Demi Cantik & Tubuh Seksi, Mbak You: Ada Titik Aura di Badannya

Dengan menggunakan produk kulit dan rambut setiap hari, menurut Hamblin, keseimbangan antara minyak di kulit dan bakteri terganggu.

"Bila Anda sering mandi, Anda menghancurkan ekosistem," tulisnya di artikel dalam The Atlantic tahun 2016.

"Ekosistem ini berkembang cepat namun kecenderungannya lebih menguntungkan mikroba yang memproduksi bau."

Namun, menurut dokter ini, dengan tidak mandi, ekosistem mencapai posisi stabil dan berhenti mengeluarkan bau tak enak.

"Baunya tidak seperti air mawar namun Anda tidak bau busuk juga."

"Baunya seperti orang saja," kata Hamblin.

Menerangkan bau

Dalam wawancara dengan majalah BBC Science Focus pada Agustus 2020, Hamblin ditanya apakah dia mungkin saja "bau busuk" namun orang-orang tak enak untuk memberitahukan kepada dia.

Hamblin mengatakan ia mengatakan kepada para koleganya dan juga teman-teman untuk tak ragu-ragu bila memang dia bau.

Pada tahap inilah dia sampai pada kesimpulan bahwa tubuhnya tidak mengeluarkan bau tak enak.

Hamblin mengatakan aroma yang dikeluarkan tubuhnya disukai istrinya dan diterima orang lain.

Namun apakah Hamblin memang benar-bentar tak mandi sama sekali?

Ia mengatakan masih mandi bila merasa "sangat kotor" atau setelah berolahraga.

Tetapi ia juga mengklaim ia dapat menghilangkan minyak di tubuh "dengan menggosok memakai tangan dan sekali-kali menyisir rambut."

Keputusan Hamblin untuk berhenti mandi bukan hanya suatu eksperimen.

Sebagai bagian dari risetnya, Hamblin berbicara dengan banyak orang termasuk spesialis kulit, pakar kekebalan, pakar alergi dan juga pakar teologi.

Buku yang dia terbitkan berisi kritikan terhadap industri produk kulit untuk rambut.

"Industri produk keperluan pribadi dan sabun sangat fokus pada penyelesaian masalah topikal tertentu."

Ia mengatakan produk seperti itu penting, namun yang lebih perlu diperhatikan, kesehatan kulit merupakan refleksi gaya hidup dan apa yang terjadi pada tubuh.

Sains dan pemasaran

Hamblin mengatakan kuncinya adalah untuk membedakan antara sains dan pemasaran.

Ia mengklaim produk-produk banyak digunakan karena banyak orang percaya produk itu dapat menjadikan orang lebih sehat.

Ia juga mengklaim bahwa langkah menjaga tubuh dengan berbagai produk itu adalah temuan di era modern.

"Sebagian besar orang tidak punya akses air sampai sekitar 100 tahun lalu," katanya.

"Dulu, mungkin hanya orang kerajaan, namun bagi orang lain hanya sesekali."

"Mungkin mereka ke sungai atau danau namun itu bukan sesuatu yang mereka lakukan tiap hari," tambahnya.

Jadi, apakah metode tak mandi bisa dicoba?

Hamblin mengatakan ia tidak punya landasan untuk mengemukakan yang benar dan salah, atau menyebut bahwa apa yang ia lakukan perlu juga dilakukan orang lain.

Tapi apa yang ia lakukan berhasil baginya.

"Namun bagi mereka yang punya masalah kulit atau ingin mencoba, saya bisa katakan mulai perlahan dan bertahap sampai Anda merasa nyaman.

Contohnya, kurangi sampo sebagai langkah awal, atau pakai deodoran yang lebih ringan.

"Anda bisa mulai dengan mandi lebih sebentar dan lebih jarang dan dengan lebih sedikit sabun," katanya.

"Jadi awalnya tak perlu dengan sesuatu yang dramatis."

Akhir Pekan Jangan Malas Mandi, Ini Manfaatnya

Akhir pekan biasanya dilalui banyak orang dengan bermalas-malasan.

Bahkan, tak jarang kita melewatkan mandi pagi dan lebih memilih bermalas-malasan di atas kasur.

Padahal, mandi pagi memiliki banyak manfaat. Mandi pagi, terutama dengan air dingin, memiliki beragam manfaat kesehatan.

Manfaat mandi air dingin ini juga telah dibuktikan oleh supermodel Miranda Kerr. Selain memiliki tubuh yang indah, mantan "bidadari" Victoria Secret's ini juga memiliki tubuh yang bugar.

Ternyata, supermodel 36 tahun itu menjadikan mandi pagi dengan air dingin sebagai "rahasia" kecantikannya.

Bagi Miranda, mandi pagi tidak hanya memberi energi, tetapi juga bermanfaat bagi sirkulasi dan kualitas rambut.

Secara rinci, berikut 4 manfaat mandi pagi untuk kesehatan dan kecantikan tubuh:

1. Menyegarkan pikiran

Mandi air dingin di pagi hari bisa membuat kita tetap segar dan terjaga. Suhu air yang dingin bisa memicu otak untuk memproduksi hormon norepinefrin, yaitu sejenis adrenalin yang akan membantu pikiran tetap waspada secara alami.

2. Menjaga kesehatan rambut dan kulit

Air dingin bisa membuat kulit tetap lembap dan kenyal. Rambut juga jadi lebih lembut dan bercahaya alami.

Baca juga: Diselimuti Kabut Asap, Ini 5 Cara Lindungi Diri dari Bahaya Polusi Udara

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Sebuah penelitian dalam European Journal of Applied Physiology and Occupational Physiology membuktikan, suhu yang dingin bisa membantu memperkuat daya tahan tubuh.

 
Saat mandi air dingin, tubuh memproduksi berbagai protein yang dibutuhkan oleh sistem imun guna melawan berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit.

4. Menurunkan berat badan

Bagi kalian yang ingin tubuh ideal, mandi air dingin dapat membantu program penurunan berat badan Anda dengan cara yang tak terduga.

Tubuh manusia mengandung dua jenis lemak, lemak putih dan lemak coklat. Lemak putih adalah penumpukan lemak di pinggang, perut, dan leher yang terjadi ketika kita mengonsumsi kalori berlebihan.

Sementara lemak coklat adalah lemak baik yang kita gunakan untuk menghasilkan panas demi menjaga tubuh kita hangat, dan dibakar ketika kita terkena dingin yang ekstrim. Nah, mandi air dingin dapat mempercepat laju metabolisme lemak coklat.

Sebuah studi tahun 2009 menemukan, paparan suhu dingin ekstrim dapat membakar lemak coklat pada tubuh dengan peningkatan 15 kali lipat.

Dengan kata lain, kita bisa kehilangan hingga 5 kilogram dalam setahun jika terus rajin mandi pagi dengan air dingin.

(*/kompas.com/ BBC NEWS)

Sebagian artkel ini telah terbit di kompas.com dengan judul "Akhir Pekan Jangan Malas Mandi, Ini Manfaatnya" dan juga telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Profesor Muda Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan, Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved