Breaking News:

Debat Capresma dan Cawapresma IAIN SAS Bangka Belitung

Kegiatan Debat ini dilaksanakan mulai jam 08.30 – 11.00 di lantai I Gedung Terpatu IAIN SAS BABEL

Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Bangka Belitung
Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) IAIN SAS Bangka Belitung menggelar debat kandidat Calon Ketua Dema dan Calon Wakil Ketua Dema tahun 2021 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, menggelar debat kandidat Calon Ketua Dema dan Calon Wakil Ketua Dema Tahun 2021, Senin (18/1/2021).

Kegiatan Debat ini dilaksanakan mulai Pukul 08.30 WIB – 11.00 WIB di Lantai I Gedung Terpatu IAIN SAS Babel. Debat ini diikuti oleh kedua  pasang Calon Ketua Dema dan Calon Wakil Ketua Dema Nomor Urut 01 dan Nomor Urut 02. 

Peserta yang hadir terdiri dari  25 utusan mahasiswa,  dewan panelis Dr H Janawi MAg dan Dr H Iskandar, MHum, Ketua KPUM (Ahmad Mughni) dan anggota KPUM. Kegiatan ini disiarkan langsung melalui Live Instagram Resmi IAIN SAS Babel (@iainbabel) yang bekerja sama dengan Humas Kampus IAIN SAS Babel, Mega Paraiyannie. 

Kandidat pasangan calon nomor urut 01 yaitu Sukmawati dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam sebagai Calon Ketua Dema dan Ade Hafidz dari Fakultas Tarbiyah sebagai Calon Wakil Presiden Mahasiswa.

Sedangkan kandidat pasangan calon nomor urut 02 yaitu Yudi Dwiansyah Septiawan dari Fakultas Tarbiyah sebagai Calon Ketua Dema dan Agung Fikriansyah dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam sebagai Calon Wakil Ketua Dema Periode 2021. 

Acara debat tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr H Janawai MAg. Dalam sambutannya beliau berpesan kepada kedua pasangan calon tersebut untuk bersaing secara kompetitif.

"Saya harap untuk kandidat nomor urut 01 dan 02, bersainglah secara kompetitif," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.  Ia mengatakan bahwa kedua Pasangan Calon (Paslon) Ketua/Wakil ketua Dema dapat menjelaskan visi, misi, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Visi, misi dan program perlu mempertimbangkan aspek situasi dan kondisi. Oleh karena itu paslon perlu Menyusun visi, misi, program dan kegiatan yang dapat dilaksanakan selama setahun sehingga kegiatan-kegiatan tersebut memiliki dampak untuk mahasiswa dan lembaga.

Visi dan misi harus jelas. Paslon tidak perlu menggunakan visi misi yang “melangit”. Apalagi masa kepemimpinan anda satu tahun. 

Kegiatan Debat Paslon ini terdiri dari tiga Sessi, yaitu Sessi I (pemaparan visi, misi, dan program unggulan). Kedua paslon menyampaikan visi, misi, dan program unggulan yang akan dilakukan  selama sat tahun. Pertanyaan-pertanyaan tersebut telah dikumpulkan dari Mahasiswa IAIN SAS Babel yang sebelumnya melalui google form, Sesi II adalah tanya jawab.

Pada sessi ini paslon merespon pertanyaan-pertanyaan yang telah dikumpulkan dari  mahasisw/pertanyaan. Di samping itu Paslon menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta yang hadir dan menjawab komentar/pertanyaan dari kedua panelis.

Rangkaian kegiatan ini yaitu penyampaian visi dan misi setiap kandidat serta sesi tanya jawab, Sessi III merupakan closing statemen. Setelah acara debate selesai, acara dilanjutkan dengan acara foto bersama.

 Setiap kandidat memiliki program unggulan masing-masing. Program unggulan pada kandidat nomor urut 01 adalah Mahasiswa Berilmu (berdaya secara keilmuan) dan Mahasiswa Mandiri (berdaya secara ekonomi).

Sedangkan program unggulan dari kandidat nomor urut 02 adalah KOBA (Kompetisi Olahraga Bersama ORMAWA), memperjuangkan fasilitas tempat ibadah, memperjuangkan sarana dan prasarana minat bakat, memperjuangkan sarana dan prasarana di dalam kelas, mengadakan even tingkat internal, regional dan nasional dan mengadakan Kelas Insan Ulul Albab.(*)

Penulis : Mega Paraiyannie

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved