Jumat, 24 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Boy Yandra Sebut Upaya Satgas Covid-19 Tetap Maksimal Cegah Penyebaran

Dalam mempercepat penanganan telah disediakan sejumlah tempat karantina dan isolasi

Dokumentasi Bangka Pos
Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terkait perkembangan terbaru kiat penanggulangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka, Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, Selasa (19/1/2021) menegaskan pihaknya hingga saat ini tetap melaksanakan tugas sesuai prosedur yang berlaku. 

Diterangkannya, sesuai fungsi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka bersama dengan Puskesmas yang ada di daerah, tetap melakukan tracking. Dilakukan secara masif, penanganan juga dilakukan dengan melakukan swab dan rapid test antibodi serta antigen.

Hal tersebut dilakukan kepada semua orang yang diduga mempunyai resiko penularan dan diketahui dari hasil penelusuran keterangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

"Juga untuk semua OPD dilakukan pelaksanaan daripada rapid test antibodi. Sedangkan antigen juga sudah dilaksanakan, dari bantuan BPBD provinsi (Babel)," jelasnya.

Diakuinya sampai saat ini sudah dilakukan sejumlah 1750 rapid antigen. Sedangkan untuk rapid test antibodi, telah dilaksanakan sebanyak 34 ribuan. Kemudian, dilakukan juga uji swab sebanyak 4800 orang.

Boy melanjutkan terkait pelaksanaan tracking hingga treatment kepada orang beresiko terpapar Covid-19 sendiri, selalu diterapkan setiap hari, kecuali hari Minggu.

"Jadi, semua yang kontak baik itu kontak keluarga maupun kontak yang lain, kita selalu melaksanakan untuk PCR. Harapan Kami adalah guna mempercepat memutuskan mata rantai daripada Covid-19, ini," katanya.

Untuk upaya dan inisiatif dari Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka sendiri, dalam mempercepat penanganan, telah disediakan sejumlah tempat karantina dan isolasi yang representatif.

Sejumlah tempat itu, diantaranya, disediakanya fasilitas isolasi di RSUD Depati Bahrin, Rumah Sakit Eko Maulana Ali, Rumah Sakit Sjafri Rahman, Mes Melati dan Mes Anggrek.

"Semuanya ini dilakukan tujuannya adalah bagaimana penularan dapat kita putus dengan cepat. Untuk upaya yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), adalah melakukan penyemprotan di beberapa titik yang terkonfirmasi positif, di radius 100 meter," terangnya.

Satgas penanggulangan Covid-19 Bangka ini tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan 3M dengan baik.

Disampaikannya kembali, masyarakat diminta untuk memahami perihal informasi hasil uji swab yang baru dapat diketahui dalam 1 minggu.

Menurutnya kemungkinan ini terjadi karena pemeriksaan PCR di labkesda Provinsi Bangka Belitung diperuntukkan bagi semua pasien di daerah.

"Mengenai itu, kita bisa antri menunggu hasil 1 orang minimal seminggu. Jadi, kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengerti dan bersabar agar tetap melakukan isolasi mandiri (Isoman), ketika belum mengetahui hasil," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved