Breaking News:

Buaya di Pulau Bangka Kembali Mengganas, Ini Pantangan dan Mitos Tentang Buaya di Bangka

Entah ada hubungannya atau tidak, cerita buaya di Pulau Bangka tak luput dari hal-hal berbau mistis yang berkembang

ist/ National Geographic Indonesia
Ilustrasi Buaya 

Sebagian masyarakat Bangka percaya buaya tidak akan mengganggu manusia kecuali melanggar pantangan yang ada, salah satunya disebut kepunan.

Untuk kepunan ini secara umum adalah orang yang ditawari sesuatu makanan atau minuman tetapi menolak mencicipinya.

Ada kepercayaan setiap ditawari makanan dan minuman terutama minuman kopi sangat pantang untuk menolaknya. 

Apalagi orang yang bersangkutan akan berangkat ke hutan atau ke sungai.

Untuk penawar pantangan ini setidaknya orang yang ditawari mencolek dengan ujung jari makanan yang ditawarkan atau dalam bahasa Bangka disebut Malet.

Berikut makanan dan minuman sangat pantang ditolak dalam mitos kepunan dan malet masyarakat Bangka:

1. Kopi, terutama kopi hitam.

2. Nasi, bisa meliputi nasi bubur, nasi goreng dan semacamnya.

3. Makanan yang terbuat dari beras ketan dan berbagai hasil pertanian yang dihasilkan sendiri.

4. Pantang menyebut ayam goreng saat berada di sungai.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan (Wan) CC
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved