Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Polisi Buru Tiga Wanita di Dalam Konten Video Tik Tok 12 Detik Berlatar Belakang Tugu Nol KIlometer

Kepada Bangkapos.com, Adi Putra mengaku sudah mempelajari video tik tok berdurasi 12 detik tersebut dan tengah berupaya mengamankan tiga wanita

Penulis: Yuranda | Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
PERESMIAN - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil bersama para kepala OPD dan Forkominda Pangkalpinang saat berfoto bersama di Tugu Titik Nol Kilometer Pulau Bangka. Belakangan, beredar video tiktok berdurasi 12 detik berisi gtiga wanita yang diendingnnya menunjukkan gerakan tak senonoh 

BANGKAPOS.COM , PANGKALPINANG – Beredarnya video berdurasi 12 detik tentang tiga wanita menari tik tok dengan latar belakang Tugu Nol Kilometer langsung direspon jajaran Satreskrim Polres Pangkalpinang.

Kasatreskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra menegaskan, pihaknya tidak bisa tingal diam dengan beredarnya video tersebut.

Menurutnya, adegan dalam video yang menggunakan backsound lagu berjudul Papi Chulo yang dinyanyikan oleh Octavian feat Skepta itu justru menunjukkan adegan tak senonoh dan tidak pantas.

Kepada Bangkapos.com, Adi Putra mengaku sudah mempelajari video tersebut dan tengah berupaya mengamankan tiga wanita di dalam video untuk mempertenggungjawabkannya.

“Kami sudah mempelajari video tersebut dan tim cyber crime Sat Reskrim Polres Pangkalpinang sedang berupaya mengamankan ketiga wanita dalam video tersebut. Mereka akan kita mintai keterangan termasuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Adi Putra.

Sebelumnya, video berdurasi 12 detik yang viral di media sosial (Medsos), mengejutkan Warga Pangkalpinang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang, Fraksi PKS, Rio Setiadi, Selasa (19/1/2021) mengatakan, terkait adanya video viral yang diperankan oleh beberapa remaja di Titik Nol Kilometer Pulau Bangka itu sangat tidak mendidik.

"Mungkin niat mereka baik untuk melakukan suatu kegiatan di lokasi strategis di Kota Pangkalpinang dengan tujuan agar menjadi viral. Tapi tetap saja apapun yang kita lakukan di wilayah publik saya kira tetap harus memperhatikan etika adab dan kesopanan," tegas Rio kepada Bangkapos.com, Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, bermain aplikasi seperti tiktok, live Instagram atau facebook boleh-boleh saja, selama memang tidak ada unsur yang justru akan merugikan si pembuat video itu sendiri.

"Tentu kita malah bersyukur jika ada anak-anak muda dan remaja yang ingin membuat semacam video menarik sehingga dapat menjadi daya tarik bagi orang yang melihatnya bahwa di Pangkalpinang ada situs situs yang menarik jika dikunjungi. Tetapi jika video yang dibuat justru seperti melanggar adat dan kesopanan, saya kira tidak pas untuk disebarluaskan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved