Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Kecewa, Viralnya Video 12 Detik Tidak Senonoh di Tugu Titik Nol Kilometer, Jangan Ditiru !

Video berdurasi 12 detik yang viral di media sosial mengejutkan warga Kota Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Video berdurasi 12 detik yang viral di media sosial mengejutkan warga Kota Pangkalpinang.

Dalam postingan video  TikTok tersebut, terlihat tiga orang wanita berjoget dengan backsound lagu pengiring yang berjudul Papi Chulo, dinyanyikan oleh Octavian feat Skepta yang lokasinya di Tugu Titik Nol Kilometer di Pangkalpinang.

Namun aksi yang dilakukan tersebut menunjukan adegan tidak senonoh didetik terakhirnya.

Terkait aksi tidak senonoh tersebut sangat disayangkan oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen).

Diakui Molen, sebelumnya ia belum mendapatkan informasi apapun terkait video tersebut, dan baru menonton video saat ditunjukan awak media.

Usai melihat langsung, Molen sontak menarik napas panjang dan diam sejenak tak memberi tanggapan.

"Emm saya sih menghimbau kepada remaja-remaja kita, jangan sampai kebablasan mengikuti tren-tren sekarang ini. Saya rasa ini jangan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Saya harap dalam video itu juga bukan masyarakat Pangkalpinang," ungkap Molen kepada awak media usai melihat video durasi 12 detik tersebut, Selasa (19/1/2021).

Dengan lokasi pembuatan video tersebut tepat di Tugu Titik Nol kilometer Pulau Bangka yang baru diresmikan 1 Januari itu, Molen sebut kehadiran titik nol bukan untuk dimanfaatkan untuk seperti itu.

"Yok sadar lah sadar, dan kehadiran Tugu Titik Nol bukan untuk dimanfaatkan seperti itu, saya juga agak sedikit terkejut kalau ada hal-hal yang seperti itu, mudah-mudahan ini jangan lah orang Pangkalpinang," tegasnya.

Ia pun berharap, remaja kota Pangkalpinang jangan mengikuti hal tersebut.

Terkait sanksi, kata Molen akan dievaluadi terlebih dulu kepada pihak yang berwajib.

"Kalau hukuman mungkin belum, nanti akan kita evaluasi dulu bersama Dandin dan Kapolres untuk menindaklanjutinya seperti apa," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved