Breaking News:

Berita Kriminalitas

Mantan Kades Sempan Jadi Koordinator Pencurian Kelapa Sawit PT GML, Enam Pelaku Lain Masih Buron

Polsek Pemali jajaran Polres Bangka menggelar press release kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan PT Gunung Maras Lestari (GML)

Bangkapos.com/Edwardi
Polsek Pemali jajaran Polres Bangka menggelar press release kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan PT GML (Gunung Maras Lestari) di lokasi Desa Sempan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka dengan tersangka pelaku, Imran (46) alias Boim, mantan Kepala Desa (Kades) Sempan sebagai koordinator di halaman Kantor Polsek Pemali, Rabu (20/1/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Polsek Pemali jajaran Polres Bangka menggelar press release kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan PT Gunung Maras Lestari (GML) di lokasi Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka dengan tersangka pelaku, Imran (46) alias Boim, mantan Kepala Desa (Kades) Sempan sebagai koordinator di halaman Kantor Polsek Pemali, Rabu (20/01/2021).

Dalam menjalankan aksi pencurian ini Imran alias Boim dibantu enam orang pelaku lainnya yang saat ini masih buron dan dalam pengejaran polisi.

Kegiatan press release ini dipimpin Kabag Ops Polres Bangka Kompol Teguh Setiawan didampingi Kapolsek Pemali Iptu Joniarto dan jajarannya.

"Pelaku Imran alias Boim bersama 6 orang temannya memanen tanpa izin buah kelapa sawit yang ada di perkebunan milik PT GML di Desa Sempan dengan menggunakan egrek, setelah itu diangkut menggunakan ragak rotan diletakkan di sepeda motor," ungkap Kompol Teguh Setiawan.

Baca juga---> Video TikTok Wanita Menari Diakhiri Pamer Bokong di Tugu Titik Nol Pangkalpinang, Wali Kota: Sadar

Baca juga---> Identitas Pemeran Video Tiktok Tak Senonoh di Tugu Titik Nol Kilometer, Kini Ditangkap Polisi

Baca juga---> Pemeran Video Tiktok Mengaku Waria, Minta Maaf Tak Senonoh di Tugu Titik Nol Kilometer Pangkalpinang

Setelah itu buah kelapa sawit dibawa ke rumah pelaku Imran alias Boim untuk dikumpulkan sebelum dijual.

"Barang bukti yang kita sita 1.600 kg atau 60 tandan buah sawit yang sudah terjual dan 2.650 kg atau 75 tandan buah sawit yang belum terjual dengan perkiraan kerugian PT GML sekitar Rp 6 jutaan, saat ini barang bukti sudah diamankan di pabrik PT GML," kata Teguh Setiawan.

Polsek Pemali jajaran Polres Bangka menggelar press release kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan PT GML (Gunung Maras Lestari) di lokasi Desa Sempan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka dengan tersangka pelaku, Imran (46) alias Boim, mantan Kepala Desa (Kades) Sempan sebagai koordinator di halaman Kantor Polsek Pemali, Rabu (20/01/2021)
Polsek Pemali jajaran Polres Bangka menggelar press release kasus pencurian buah kelapa sawit milik perkebunan PT GML (Gunung Maras Lestari) di lokasi Desa Sempan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka dengan tersangka pelaku, Imran (46) alias Boim, mantan Kepala Desa (Kades) Sempan sebagai koordinator di halaman Kantor Polsek Pemali, Rabu (20/01/2021) (Bangkapos.com/Edwardi)

Ditegaskannya, atas perkara ini pelaku Imran alias  Boim dijerat dengan pasal 362 Jo 363 KUHP dengan ancaman kurungan selama 7 tahun penjara.

"Kronologi pengungkapan kasus terjadi pada hari Sabtu 16 Januari 2021 sekitar pukul 22.00 WIB, berdasarkan perintah Kapolsek Pemali Iptu Joniarto dibawah kendali unit Reskrim dan unit intelkam

Polsek Pemali dipimpin PS Kanit Reskrim Aipda Teddy M melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian dan sekitar pukul 23.00 WIB diduga pelaku Imran alias Boim berhasil diamankan ke Polsek Pemali guna pengusutan lebih lanjut," jelas Teguh Setiawan.

Teguh Setiawan juga menjelaskan perbedaan antara tandan buah sawit yang dipanen pihak perusahaan PT GML memiliki tanda khusus dan dipotong lebih rapi,

sedangkan tandan kelapa sawit yang dipanen pelaku pencurian pemotongan tandannya tidak beraturan atau tidak rapi.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved