Breaking News:

Berita Kriminalitas

Viral Video Tiga Waria Joget di Ikon Pangkalpinang, Sosiolog: Pentingnya Literasi Digital

Sosiolog sekaligus Dosen Jurusan Sosiologi FISIP UBB, Luna Febriani tak memungkiri demam Tiktok sedang melanda masyarakat Indonesia.

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Ist/ Tangkap layar video minta maaf, tiga pelaku Polres Pangkalpinang
Ketiga waria yang joget tak senonoh di Tugu Titik Nol Kilometer Kota Pangkalpinang, Tessa (tengah), Rere (kiri) dan Nayla (kanan) di Polres Pangkalpinang, Rabu (20/1/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sosiolog sekaligus Dosen Jurusan Sosiologi FISIP UBB, Luna Febriani tak memungkiri demam Tiktok sedang melanda masyarakat Indonesia.

"Hampir semua kalangan masyarakat dari sisi usia, suku dan ras, jenis kelamin hingga profesi pasti mengenal dan sebagian menggunakan aplikasi yang berasal dari negara China ini," ungkap Luna, Rabu (20/1/2021).

Aplikasi Tiktok ini pada satu sisi dapat memberikan fungsi positif bagi masyarakat terutama dalam konteks memberikan informasi terkini tentang kejadian viral yang ada di tengah masyarakat dan fungsi hiburan itu sendiri.  

"Tiktok juga memperkenankan para penggunanya dapat menyampaikan ekspresi mereka melalui lagu dan goyangan yang tersedia pada aplikasi tersebut, serta aplikasi ini dapat menghibur warga nitezen melalui jokes atau humor yang ditawarkan," lanjut Luna.

Namun, pada sisi lain, Tiktok menjadi dilema bagi masyarakat itu sendiri karena Tiktok dan aplikasi media sosial lainnya justru dapat menjadi ancaman bagi masyarakat itu sendiri.

Terlebih jika aplikasi tersebut digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan norma dan kaidah yang ada dalam masyarakat. 

"Seperti yang terjadi belakangan ini pada masyarakat Kota Pangkalpinang, ada 3 orang yang mengambil video dengan aplikasi Tiktok di Titik 0 Kilometer Kota Pangkalpinang. Video ini yang dirasakan kurang bermoral dan beretika karena memperlihatkan bagian dalam pakaian dari salah satu oknum dalam video tersebut. Ironisnya, video ini kemudian tersebar ke dunia virtual dan menjadi viral dalam masyarakat," sebut Luna.

Dilema masyarakat akan kehadiran aplikasi Tiktok dan media sosial lainnya ini tentu tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi dan informasi yang ada.

Bahkan masif dan cepatnya perkembangan teknologi dan informasi yang ada saat ini membawa konsekuensi bagi munculnya media-media baru (seperti Wa, Line, Instagram, Tiktok) ditengah masyarakat, sejalan dengan hal tersebut media baru ini kemudian membawa dampak bagi masyarakat baik dalam hal positif maupun negatif. 

"Dampak positif seperti mempermudah kegiatan masyarakat, menambah informasi serta media promosi. Sedangkan dampak negatifnya adalah kecanduan akan media baru tersebut, menipisnya solidaritas dalam masyarakat hingga munculnya perilaku-perilaku menyimpang," kata Luna.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved