Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Puluhan Penyintas Covid-19 Kembali Terpapar Corona di Bangka Belitung

Mikron Antariksa menyebutkan hingga saat ini beberapa penyintas yang sembuh kemudian kembali terpapar Covid-19.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos/Edwardi
RSUP Babel Ir Soekarno 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa menyebutkan hingga saat ini beberapa penyintas yang sembuh kemudian kembali terpapar Covid-19.

"Ya ada, tapi tidak banyak paling-paling sekitar 20 penyitas yang sembuh kembali terpapar covid-19," ungkap Mikron Antariksa, kepada Bangkapos.com, Kamis (21/1/2021).

Mikron menjelaskan, puluhan penyintas Covid-19 yang sembuh tersebut kembali terpapar lantaran diduga abai dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Khususnya menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker 3M dan mungkin mereka anggap kalau sudah terpapar itu tidak akan kena lagi, padahal itu salah, sepanjang tidak melaksanakan 3M kemungkinan terpapar itu bisa saja terjadi," katanya.

Ia mengimbau, kepada seluruh rekan-rekan yang sesama penyitas Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh tetap memayuhi, patuhi prokes covid-19.

"Saya juga penyintas covid-19 yang sudah sembuh, tapi saya tetap mematuhi prokes, nah saya harapkan teman-teman saya yang lain pun demikian," ajaknya.

Mikron juga menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan mengoperasikan alat plasma konvalesen untuk melayani donor plasma konvalesen.

"Alat untuk plasma konvalesen kita sudah ada di Rumah Sakit Umum provinsi Soekarno, alat ini tinggal di operasikan," jelas Mikron.

Ia mengatakan, dari PMI Babel, sudah meminta pihak rumah sakit minggu depan mengoperasikan peralatan plasma konvalen tersebut.

"Pengoperasi alat plasma konvalesen ini, lanjutnya akan bekerja sama, antara rumah sakit provinsi, PMI dan Satgas Covid-19 Babel,"kata Mikron.

Ia menyebutkan jumlah ASN,TNI/Polri yang sudah sembuh dari covid-19 di Babel sebanyak 700 orang ASN,TNI/Polri, nantinya sebagai contoh, kepada masyarakat, untuk ikut mendonorkan darah plasma konvalesen.

"Sudah banyak kasus positif dari, sedang hingga berat. nlnamun saat ini karena keterbatasan banyak dilakukan di Jakarta memiliki, peralatan dan terlengkap," ujarnya.

Dia menjelaskan alat plsma darah tersebut telah berada di RSUP Soekarno, akam dilaunching kapan nantinya akan digunakan.

"Dalam hal ini masih mempersiapkan untuk plasma darah di RSUP,  karena saat ini masih di kelola PMI. alatnya sudah ada, tinggal launching pelaksananya. Dengan adanya plsma darah ini memang kita memiliki upaya pencegahan dari vaksinasi bagi belum terkena covid, kemudian mereka yang terpapar dengan gejala sedang hingga berat bisa disembuhkan dengan plasma darah," ungkap Mikron. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved