Breaking News:

Cinta Segitiga di Belitung Timur, Edi Sarko Kalap Karena Gebetannya Diapeli Ihsan

Cinta segitiga berujung penganiayaan terjadi di Belitung Timur. Seorang pemuda dianiaya karena bertandang ke rumah seorang wanita gebetan pria lainnya

SCIENCE PHOTO LIBRARY
Ilustrasi penganiayaan 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Cinta segitiga berujung penganiayaan terjadi di Belitung Timur. Seorang pemuda dianiaya karena bertandang ke rumah seorang wanita gebetan pria lainnya.

Raca cemburu membuat Edi Sarko menjadi kalap. Ia mendatangi Ihsan Ansori di rumah kontrakan lalu memukulnya. 

Kini Edi Sarko harus berurusan dengan polisi.

----------------------------------------

Terjadi tindak pidana penganiayaan di Gantung, Belitung Timur, Jumat (22/1/2021) dini hari pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata menerangkan awalnya korban yaitu Ihsan Ansori (26) asal Desa Senyubuk, Kelapa Kampit tengah berada di dalam kontrakannya di Kawasan Kampong VIVI, Desa Lenggang, Gantung.

Lalu ia didatangi lelaki yang tak dikenalnya bernama Edi Sarko (32) yang merupakan warga Desa Jangkar Asam,

Gantung. Saat Ihsan membukakan pintu, tiba-tiba Edi langsung memukul kepala Ihsan berulang-ulang hingga alami luka memar di bagian kening sebelah kiri dan luka pada bibir sebelah kiri. Setelah itu Edi langsung pergi meninggalkan Ihsan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, motif pelaku karena cinta segitiga alias memperebutkan wanita yang sama. Menurut keterangan, wanita ini adalah gebetannya Edi dan Edi ngaku pernah lihat Ihsan mengunjungi rumah gebetannya itu. Jadi Edi dibutakan oleh rasa cemburu," ungkap Iptu Wawan kepada posbelitung.co, Jumat.

Setelah ditinggalkan Edi, Ihsan langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Gantung supaya diselidiki lebih lanjut.

Halaman
1234
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Teddy Malaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved