Breaking News:

Sriwijaya Air Jatuh

Hujan Air Mata di Rumah Duka, Lihatlah Anak Mak nich Terakhir Kalinya

Jenazah Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 asal Bangka Belitung (Babel), Yulian Andhika, akhirnya tiba di rumah duka, di Jalan Sedulang, Batin Tikal,

bangkapos.com
Jenazah Dhika, sesaat sebelum disalatkan.(Bangkapos.com/Ramandha) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Jenazah Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 asal Bangka Belitung (Babel), Yulian Andhika (Dhika), akhirnya tiba di rumah duka, di Jalan Sedulang, Batin Tikal, Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Jumat (22/1/2021).

 Sebelum dipulangkan ke rumah duka, jenazah korban menjalani proses pelepasan oleh Manajemen Sriwijaya Air SJ-072 dari Jakarta dan diberangkatkan ke Provinsi Bangka Belitung menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang dan diterima sejumlah Forkominda.
 

Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans dikawal mobil patroli kepolisian, sampai ke rumah duka, Pukul 11.50 WIB, siang. Jenazah Dhika diterima pihak keluarga dibantu, pihak terkait pemakaman Pramugara Maskapai Sriwijaya.
 

"Dhika akan dikebumikan di TPU Srimenanti Lama, tepatnya di belakang Masjid Al-Ittihad, Sungailiat. Adik saya disalatkan di Masjid Nurul Iman terlebih dulu," jelas Agusri, kakak kandung korban.
 

Isak tangis keluarga saat menyambut kedatangan jenazah, tidak terbendung. Terutama sang ibunda korban, Junaina.
 

"Mak (ibu), lihatlah anak mak nih untuk terakhir kalinya. Nih mak, anak yang mak sayang. Anak kebanggaan mak. Ikhlaskan mak ok," kata satu di antara sanak saudara Dhika.
 

Direncanakan, jenazah Dhika sendiri akan langsung dikebumikan di TPU Sri Menanti lama, usai Salat Jumat. Pemakaman juga dibantu oleh pihak kepolisian, setempat.(Bangkapos.com/Ramandha)


Penulis: Ramandha
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved