Senin, 27 April 2026

Seminggu Setelah Disuntik Vaksin, Bupati Sleman Malah Positif Covid-19

Hasil antigen kemarin dan hasil PCR tadi pagi itu (Bupati Sleman Sri Purnomo) positif (Covid-19)," ujar Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya

Editor: Evan Saputra
Dok Pemkab Sleman
Bupati Sleman, Sri Purnomo menjalani rapid tes antigen sebelum menerima vaksin COVID-19, Rabu (13/01/2021). 

Seminggu Setelah Disuntik Vaksin, Bupati Sleman Malah Positif Covid-19

BANGKAPOS.COM - Seminggu setelah disuntik Vaksin Covid-19 tepatnya pada Kamis (14/1/2021) lalu, Bupati Kabupaten Sleman, Sri Purnomo terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya, Kamis (21/1/2021).

"Hasil antigen kemarin dan hasil PCR tadi pagi itu (Bupati Sleman Sri Purnomo) positif (Covid-19)," ujar Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya, Kamis (21/1/2021).

Saat ini, Sri Purnomo tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dinas.

Baca juga: Biduan Ini Meliuk-Likukan Tubuhnya ke Mempelai Pria, Pengantin Wanita Lakukan Hal Tak Terduga

Baca juga: Inilah Jadwal M2 Mobile Legends Hari Ini, RRQ Hoshi Upper Bracket dan Alter Ego di Lower Bracket

Bupati Sleman, Sri Purnomo menjalani rapid tes antigen sebelum menerima vaksin COVID-19, Rabu (13/01/2021).
Bupati Sleman, Sri Purnomo menjalani rapid tes antigen sebelum menerima vaksin COVID-19, Rabu (13/01/2021). (Dok Pemkab Sleman)

Baca juga: Segini Harga Xiaomi Poco M3 yang Dirilis di Indonesia, Simak Spesifikasi Lengkapnya

Harda mengatakan, Bupati Sleman Sri Purnomo saat ini dalam kondisi baik.

"Kami bersyukur setelah dilakukan foto scan paru-paru dan sebagainya alhamdulilah semuanya kondisinya sangat baik, jadi OTG. Beliau melakukan isolasi mandiri di rumah dinas," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo menjelaskan, awalnya Bupati Sleman Sri Purnomo menjalani swab antigen karena merasakan gejala batuk-batuk.

"Kemarin siang Pak Bupati meminta diperiksa swab antigen karena malam Rabu merasakan batuk-batuk dan suhu tubuhnya 37,6 derajat jadi di atas 37,3," ucapnya.

Swab antigen dilakukan oleh Dinas Kesehatan di rumah dinas Bupati Sleman. Hasilnya, ternyata positif antigen.

"Tadi pagi PCR di rumah sakit, siang harinya keluar hasilnya ternyata positif," tegasnya.

Menurutnya, Bupati Sleman Sri Purnomo mengalami gejala ringan.

Bahkan, saat dilakukan pemeriksaan paru-parunya bersih, tidak ada pneumonia.

"Guna meyakinkan diperiksa CT scan thorax atau paru dan ternyata tidak ada pneumonia yang khas untuk Covid-19. Jadi secara fisik semuanya bagus," tuturnya.

Joko Hastaryo menuturkan, Sri Purnomo menjadi salah satu tokoh yang disuntik vaksin saat launching program vaksinasi.

Namun, Sri Purnomo usai disuntik vaksin dalam kondisi baik dan tidak merasakan efek samping apa pun.

"Jadi bukan menjadi positif gara-gara vaksin, tapi kebetulan saja seminggu yang lalu itu ikut vaksin lalu hari ini positif," urainya.

Vaksin, lanjutnya, memang harus diberikan dua kali. Sehingga antibodi akan terbentuk secara optimal.

"Diberikan dua kali, pertama dan kedua itu kita istilahkan penguat. Kalau memang baru satu kali belum memberikan efek kekebalan atau pembentukan antibodi belum memadai," ujarnya. (Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Sleman Positif Covid-19, Dinkes Sebut Bukan gara-gara Vaksin"

Nafsu Makan Wali Kota Pangkalpinang Molen Bertambah Setelah Satu Minggu Divaksin

Hampir satu minggu usai dilakukan suntik vaksin pada Jumat (15/1) lalu Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengaku tak merasakan gejala apapun.

Usai melakulan suntik vaksin yang disebut-sebut akan drop dan merasakan gejala sakit dibantah oleh Molen, ia justru merasa lebih kuat.

"Yang katanya abis disuntik itu bikin drop, sakit, dan segala macem itu hoaks, saya sudah merasakan sendiri badan saya terasa lebih kuat, mungkin karena saya percaya diri ya," ungkap Molen kepada Bangkapos.com, Kamis (21/1/2021).

Bahkan kata Molen, sejak usai divaksin kemarin dirinya mengaku nafsu makannya semakin bertambah.

"Bahkan usai divaksin kemarin ngeri nafsu makan saya semakin bertambah terus, sudah berusaha saya kurangi sekarang ini pengen makan terus heran saya juga," sebutnya.

Molen berharap, masyarakat tidak lagi khawatir dengan penyuntikan vaksin sebab dirinya sudah lebih dulu merasakan untuk pertama kalinya.

"Kami sudah mencoba dan merasakan langsung, tinggal tahap kedua nanti kita tunggu penjadwalannya, inshallah ini aman lah jadi masyarakat kita tidak perlu takut lagi. Lihat kami tidak apa-apa," katanya.

Dia menuturkan, dirinya sudah sangat rindu situasi Kota Pangkalpinang yang kembali normal, tidak dibatas oleh sesuatu dalam beaktivitas.

"Jujur saya ini sudah rindu situasi di negara kita ini, kota kita tercinta ini seperti dulu lagi, di mana kita bisa beraktivitas tanpa batasan, ini masyarakat cari ekonomi susah nah mudah-mudahan dengan hadirnya vaksin ini membawa kembali lagi normal kehidupan kita," harapnya.

(Bangkapos.com/komps.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved