Breaking News:

Berita Bangka Barat

Harga Cabai Melambung, Pedagang Gorengan Terpaksa Pakai Saos Sasetan, Pembeli Mengeluh

Sudah sepekan, Toto tak menyiapkan cabai hijau kecil di lapak jajanan gorengan di Simpang Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Toto pedagang gorengan yang mangkal di simpang desa Belo Laut, Muntok 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sudah sepekan, Toto tak menyiapkan cabai hijau kecil di lapak jajanan gorengan di Simpang Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Pria asal Surabaya ini, memilih saos atau sambal sasetan sebagai pengganti cabai hijau kecil yang harganya meroket hingga Rp 90.000 perkilogram.

Dirinya terpaksa menggantikan cabai menjadi saos sasetan, agar bisa menutupi biaya operasional jajanananya dan memperoleh keuntungan, kendati tak begitu besar.

"Sudah seminggu ini saya tidak pakai cabai hijau, ya mau tidak mau sementara ganti sama sambal sasetan dulu, karena harga cabai hijau kecil gila sampai sembilan puluh ribu perkilo, jadi kalau saya paksakan pakai cabai bisa bisa tidak ada untung lagi," ungkapToto, Sabtu (23/1/2021) kepada Bangkapos.com.

Umumnya, kata Toto harga cabai hijau kecil berkisar antara Rp 27.000 hingga Rp 30.000 perkilogram.  Namun, sejak sepekan terakhir harga cabai kecil hijau meroket hingga tembus Rp 90.000 kilogram.

Toto sendiri tidak tahu persis harga jual cabai kecil hijau sepekan terakhir meroket. Padahal, tidak menjelang perayaan hari besar. Biasanya, kata Toto harga cabai hijau kecil naik, saat mendekati perayaan hari hari besar keagamaan.

"Bisanya hanya dua puluh tujuh sampai tiga puluh ribu perkilogramnya. Tidak tahu juga sudah seminggu ini harganya melambung sampai sembilah puluh ribu perkilonya. Heran juga momen perayaan hari besar tidak ada," bebernya.

Pria yang telah 12 menjajakan gorengan tersebut berharap, kondisi kenaikan harga cabai kecil hijau tersebut kembali normal.  S

Pasalnya, jika harga cabai terus meroket berimbas pada turunnya minat pembeli. Terlebih tak sedikit pelanggan Toto, yang mengeluhkan kondisi tersebut.

"Ya harapannya sih, cepat turun ya karena ini juga sudah banyak dari keluhan pembeli.  Yang tadi biasa mereka beli pakai cabai sekarang pakai saos atau sambel sasetan," kata Toto.

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved