Breaking News:

Sempat Dilanggar Trump, Biden Lanjutkan Tradisi Gonta-ganti Pena Tanda Tangani Dokumen, Ini Mereknya

Saat itu, Joe Biden menandatangani sejumlah dokumen dengan pena yang berbeda-beda.

Instagram @joebiden @realdonaldtrump
Joe Biden dan Donald Trump 

“Ini adalah cara untuk berbagi sorotan dan mengakui kontribusi orang lain, jelas Mark Lawrence,” direktur Perpustakaan Kepresidenan Lyndon B. Johnson.

“Saya pikir presiden ingin berbagi “penghargaan” dengan orang lain yang telah berkontribusi dalam penyelesaian masalah yang ada,” katanya.

Salah satu contoh paling terkenal dari hal ini adalah ketika President AS Lyndon Johnson menandatangani Undang-Undang Hak Sipil (CRA) pada 1964.

Dia dilaporkan menggunakan setidaknya 75 pena untuk menandatangani undang-undang penting tersebut.

Kemudian membagikan semuanya kepada mereka yang terlibat.

Tapi pena itu tidak diberikan sembarangan sebagai tanda terima kasih atau amal.

Pena pertama yang digunakan untuk menandatangani CRA diberikan kepada Everett Dirksen, Senator Republik dari Illinois yang membantu menulis undang-undang tersebut.

Menurut Lawrence, langkah itu cerdas secara politik. Pasalnya Dirksen merupakan oposisi.

Tindakan itu mungkin bisa menciptakan rasa kesetiaan kepada Johnson. Dengan harapan Dirksen juga akan memujinya di antara rekan-rekan Republik saat itu.

"Itu tindakan kecil, tidak diragukan lagi. Tapi itu karakteristik yang sangat khas bagi politisi terampil seperti (Johnson) untuk tidak kehilangan kesempatan menumbuhkan kesetiaan dan dukungan," kata Lawrence.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved