Breaking News:

Anak Kandung Tuntut Ibunya ke Pengadilan, Mbah Raminsah: Saya Dihina Kalau Meninggal Jadi Babi 

Anak Kandung Tuntut Ibunya ke Pengadilan, Mbah Raminsah: Saya Dihina Kalau Meninggal Jadi Babi 

Editor: M Zulkodri
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Ramisah menunjukan foto Maryanah di album foto miliknya. Maryanah menggugat ibu kandungnya sendiri lantaran menyoal tanah yang kini menjadi rumah ibunya dan warung kopi di Kelurahan Candiroto, Kendal, Senin (25/1/2021) 

"Saya tidak tahu kalau tanah itu dijual tanpa sepengetahuan saya. 

Saya tahu dijual ketika ada yang membabat  padi di sawah yang saya tanam," ungkapnya. 

Dia merinci, kejadian itu menjelang magrib pada Kamis (7/1/2021).

Dia dikasih tahu anaknya yang lain kalau sawahnya dirusak oleh lima orang. 

Selepas diperiksa ke sawah, benar saja tanaman padi usia sekira lebih dari tiga bulan rusak. 

Padahal tanaman padi itu baru saja diberi pupuk sejumlah 20 kilogram. 

Padi di sawah itu menjadi sumber penghidupannya. 

"Saya sakit hati sekali sawah sudah jual, ini padinya malah dirusak," ungkapnya. 

Persoalan tanah berikutnya, sambung Rasminah, menyoal tanah seluas 415 meter persegi. 

Tanah itu kini berdiri rumah dan warung kopinya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved