Breaking News:

Berita Sungailiat

Awas ! Oknum Wartawan Bermodal Lencana Berlogo PWI Datangi Pengusaha  

Pengurus PWI Kabupaten Bangka merasa resah karena ulah pria berinisial R, Warga Kelurahan Kudai Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka yang mengaku

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
ilustrasi jurnalis bukan untuk ditakuti 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pengurus PWI Kabupaten Bangka merasa resah karena ulah pria berinisial R, Warga Kelurahan Kudai Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka yang mengaku sebagai wartawan Anggota PWI yang diduga telah melakukan tindakan di luar etika selaku wartawan.

Pria berinisial yang mengaku wartawan ini sering mendatangi sejumlah pengusaha yang ada di Kabupaten Bangka.

Dalam melakukan aksinya R menggunakan lencana berlogo PWI untuk menyakinkan pengusaha yang ditemuinya bahwa dirinya seorang wartawan anggota PWI.

Atas perbuatannya itu para pengusaha juga  resah sehingga melaporkan aksi ini kepada Ketua PWI Kabupaten Bangka, Zuesty Noviyanti. 

Terpisah R yang ditemui Pengurus PWI Kabupaten Bangka berjanji akan mengadakan pertemuan dengan para pengurus PWI Kabupaten Bangka untuk memberikan penjelasan mengenai ulah yang sudah dilakukannya tersebut.

"Pin (lencana -red) itu bukan punya saya , punya teman, jadi saya hanya sebatas itu saja, bukan punya saya pribadi tapi punya teman," kata R melalui rekaman voice  yang disampaikan di WA Group PWI Kabupaten Bangka, Selasa (26/01/2021) sore.

Menanggapi hal itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka, Zuesty Novyanti menekankan bahwa anggotanya tidak memiliki atribut lencana logo organisasi PWI, seperti lencana khas aparat penegak hukum (APH).

Zuesty Novyanti mengatakan ada oknum yang mengaku sebagai wartawan kepada beberapa pengusaha seraya menunjukan lencana PWI.

"Anggota PWI khususnya Kabupaten Bangka tidak memiliki atribut lencana dengan logo PWI. Saya dapat informasi dari beberapa pihak ada oknum yang mengaku sebagai wartawan dengan memakai lencana itu," ujar Zuesty, Selasa (26/01/2021) malam di Sungailiat.

Ia mengatakan akan membawa laporan itu ke dalam rapat bersama dengan anggota PWI Kabupaten Bangka lainnya untuk mengambil sikap.

"Nanti akan kita rapatkan lagi dengan anggota PWI lainnya dan berkoodinasi dengan PWI Provinsi Bangka Belitung untuk mengambil langkah kedepannya seperti apa," tambah Esty sapaan akrabnya.

Ia menegaskan seluruh anggota PWI Kabupaten Bangka bekerja secara profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik.

"Wartawan itu profesi, jadi kerjanya harus sesuai kode etik. Semua orang bisa jadi wartawan tapi tidak semua wartawan bisa profesional. Seluruh anggota PWI memiliki sertifikat UKW (uji kompetensi wartawan -red) dari dewan pers," terangnya.

Esty juga meminta pihak yang dirugikan agar melaporkan ke PWI jika memang ada anggotanya yang menyalahgunakan profesinya dan menyebabkan kerugian terhadap orang lain.

"Silahkan lapor ke kami jika ada anggota PWI yang melakukan tindakan diluar profesinya untuk mencari keuntungan pribadi," tegas Esty. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved