Breaking News:

Deretan Para Tokoh Ungkap Penyebar Banjir di Kalsel, dari Jokowi, Megawati, Walhi hingga Greenpeace

Deretan Para Tokoh Ungkap Penyebar Banjir di Kalsel, dari Jokowi, Megawati, Walhi hingga Greenpeace

Editor: M Zulkodri
(Twitter)
Penampakan udara banjir di Kalimantan Selatan. Warga Kalsel kini membutuhkan bantuan (Twitter) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA-- Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menyindir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri terkait statemennya soal sejumlah bencana alam yang terjadi di Indonesia pada awal tahun 2021.

Hal itu menanggapi tautan berita sebuah media online berjudul 'Kalsel Direndam Banjir, Megawati Kritik Kepedulian Lingkungan.'

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menyebut berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia di awal 2021 disebabkan masyarakat Indonesia mengabaikan lingkungan.

Megawati menyebut, sebenarnya bencana alam bisa dicegah jika semua pihak sadar lingkungan.

Ia menyayangkan banyak pihak tidak peduli terhadap persoalan lingkungan.

"Sebenarnya kalau kita tidak reaktif, tidak reaktif, maka sebenarnya bencana yang kemarin terjadi di Sulawesi Barat, lalu di Kalimantan Selatan karena banjir bandang, sebenarnya bisa di-minimize (diperkecil)," kata Mega pada rapat DPP PDIP secara daring, Senin (18/1/201).

Lebh lanjut, Mega menilai banyak pihak menganggap bencana alam hanya sebagai pemberian Tuhan.

Padahal seharusnya bencana dijadikan pelajaran untuk memperbaiki lingkungan.

"Berpikirnya itu bencana datang dari Gusti Allah. Tentu iya, saya sangat mengerti, tapi manusia berusaha untuk menghindari hal tersebut," ucap Presiden kelima RI itu.

Terkait pernyataan Megawati itu, Rachland mencoba mengingatkan tentang Keppres No. 41 tahun 2004 tentang Perizinan Atau Perjanjian Di Bidang Pertambangan Yang Berada di Kawasan Hutan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved