Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kepala Dinkes Bangka Belitung Digeser Bukan Karena Covid-19 Marak, Tapi Ini Penjelasan Wagub

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah telah melakukan pelantikan pergantian Pejabat Eselon II, Senin (26/1/2021)

bangkapos.com
Wagub Babel Abdul Fatah. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah telah melakukan pelantikan pergantian Pejabat Eselon II, Senin (26/1/2021) kemarin, berlangsung tertutup.

Dalam pelantikan, tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, drg Mulyono digeser menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Pemprov Babel.

Kemudian Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Rofiko Mukmin yang baru resmi menjabat, Senin (16/11/2020) lalu, juga kembali digeser ke jabatanya ke Staf Ahli Bidang Hukum Setda Pemprov Babel.

Sementara yang menjabat kepala dinas, penggabungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Syaifuddin, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pangan.

Kemudian, kepala dinas yang digabungkan lainya, seperti Dinas Pertanian bergabung dengan Dinas Pangan, dijabat oleh Juaidi, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemprov Babel, dijabat, Darlan, yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Babel.

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan, pergantian beberapa Pejabat Eselon II seperti Kepala Dinas Kesehatan, karena melihat yang bersangkutan telah tujuh tahun menjabat kepala dinas kesehatan dan ingin memasuki masa pensiun.

"Pak Mulyono di Dinkes sudah cukup lama tujuh tahun, kita geser ke Asisten Administrasi Umum, ini sudah dilakukan sesuai asesmen yang dikirim ke KASN sudah di setujui," jelas Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Selasa (26/1/2021) di ruang kerjanya.

Disinggung apakah pergantian karena peningkatan kasus Covid-19 yang semakin meningkat saat ini, sehingga terjadi pergeseran, ia mengatakan tidak.

"Tidak, Pak Mulyono sudah tujuh tahun di situ, kemudian dia tinggal satu tahun lagi pensiun. Oleh karena itu kita persiapkan, Pak Mul ke Asisten, walaupun di asisten janagn tidak aktif bekerja ada organisasi biro dan badan yang dikoordinasi oleh dia,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved