Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kabar Gembira ! Pemprov Bangka Belitung Gunakan Terapi Plasma Konvalesen Sembuhkan Pasien Covid-19

Beberapa pekan terakhir kasus kematian akibat Virus Corona di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengalami peningkatan, yaitu mencapai 79 orang

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wagub Babel, Abdul Fatah 

BANGKAPOS,COM , BANGKA -- Beberapa pekan terakhir kasus kematian akibat Virus Corona di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengalami peningkatan, yaitu mencapai 79 orang.

Peningkatan terjadi khususnya di Wilayah Zona Merah Pangkalpinang. Sebagian besar kasus meninggal dunia berusia lanjut ditambah adanya penyakit penyerta atau komorbid.

Sementara itu, Terapi Plasma Konvalesen belakangan makin populer sebagai solusi dan akan diterapkan. 

Cara tersebut ingin dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung untuk mengobati pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan, mereka sedang menunggu kelengkapan peralatan untuk melakukan donor plasma konvalesen.

"Sedang di pacu di kita, untuk donor plasma dari tatanan pemerintah sedang melakukan ke arah itu, peralatan sudah dimiliki untuk prosesi dari donor hingga menghasilkan plasma konvalesen,"ujar Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Rabu (27/1//2021).

Dia menjelaskan, apabila donor plasma dilakukan bisa menjadi satu di antara upaya pemerintah untuk menyembuhkan kasus Covid-19 di Bangka Belitung.

"Ini sebagai bentuk penyembuhan pasien itu, jadi kita di samping melakukan disiplin protokol kesehatan, kemudian vaksinasi dan satu di antaranya dengan plasma konvalesen," ujarnya.

Jika sudah dilakukan plsma darah nantinya bisa membantu pasien yang sedang terpapar untuk disembuhkan menggunakan mekanisme plasma tersebut.

"Kami sedang kurang mesinnya, karena ada tiga  mesin untuk scrining untuk umum, apakah mengidap penyakit tertentu apabila plasma didonorkan ke yang sakit. Kemudian untuk mengukur kemaksimalkan antibody, apakah sudah cukup kuat menyembuhkan alat itu sedang diusahakan," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved