Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Apin Pembuat Peti Mati, Pesanan Meningkat untuk Pasien Covid-19, Pernah Antar Jam 2 Dinihari

Apin (61) pembuat peti mati di Kota Pangkalpinang mengaku kerap kali kawalahan beberapa bulan terakhir

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Apin (61) saat mengerjakan peti mati 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Apin (61) pembuat peti mati di Kota Pangkalpinang mengaku kerap kali kawalahan beberapa bulan terakhir, hal tersebut disebabkan produksi peti mati yang biasanya hanya digunakan untuk pemakaman jenazah orang Tionghoa saja kini banyak dipesan untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Semakin lama, pesanan semakin banyak di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

Bahkan tak jarang, Apin sampai lembur hingga malam hari bekerja d igudang sebelah rumahnya di Jalan Sungai Selan, Gang Baru, RT 05, No 52 Desa Mangkol itu.

Apin mengaku awalnya mulai membuat peti mati ketika salah seorang koleganya meminta dia untuk membuat satu peti mati 20 tahun lalu.

Setelah dari itu, menerima pesanan atau membuat peti mati menjadi penghasilan utama Apin untuk menghidupi keluarganya.

Kata Apin, pesanan peti mati meningkat untuk pasien covid-19 ini mulai ia rasakan sejak awal Januari kemarin.

Pihak rumah sakit baik RSBT Kota Pangkalpinang maupun RSUD Depati Hamzah selalu datang langsung ke rumahnya untuk memesan peti mati.

Harga satu peti mati covid-19 ia bandrol seharga Rp 1.700.000 dan peti mati untuk orang Tionghoa Rp 3.000.000, lebih mahal memang dari segi pembuatan lebih rumit dan berbeda bentuk.

Untuk pasien covid-19 peti hanya berupa peti polos saja, tanpa ukiran dan tambahan lainnya.

"Sebelumnya itu tidak menentu kalau ada yang mati ada pembeli, tidak menentu tidak bisa dipastikan. Nah selama covid ini sejak awal Januari kemarin terasa betul kenaikan pesananya sehari bisa 3 peti yang diambil pihak rumah sakit," kata Apin saat ditemui Bangkapos.com di rumahnya, Rabu (27/1/2021).

Halaman
123
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved