Breaking News:

Sriwijaya Air Jatuh

Kisah Pilu Nabila Anjani, Sampai Ajal Menjemput Tak Kenal Orang Tua Kandung, Santunan Diperebutkan

Yang kami kesalkan semuanya muncul ketika mendengar kematian Nabila yang disebabkan karena jatuhnya pesawat

istimewa
Jenazah Nabila Anjani, Korban Sriwijaya Air Tiba di Bandara Depati Amir, Rabu (27/1/2021).(IST) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -Salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Pangkalpinang yaitu Nabila Anjani (11) akhirnya berhasil di indentifikasi.

Jenazah bocah ini pada Rabu (27/1/2021) dimakamkan di Perkuburan umum Jalan Muntok Pangkalpinang.

Proses pemakaman Nabila tak seramai pelayat ketika Almarhumah Rosi Wahyuni dan Almarhum Rizki Wahyudi dimakamkan Minggu lalu.

Jenazah Nabila Anjani disalatkan di Masjid Jamik Pangkalpinang dan langsung dimakamkan.

Nabila adalah anak angkat Rosi Wahyuni, yang lebih memilih tinggal bersama Rosi di Kalimantan.

Menurut kisah keluarga korban, saat malam sebelum keberangkatan, Nabila sempat ditanyakan berulang kali oleh pihak keluarga, ingin ikut siapa, sampai tiga kali Nabila menjawab ingin ikut bersama Rosi pergi ke Kalimantan.

Namun sangat berat hati, malam itu Nabila menangis sejadi-jadinya tak rela berpisah dengan sang kakak laki-lakinya, Adit.

Kisah kenangan ini diutarakan oleh Iqbal (47), adik kandung Rosi yang juga ikut serta membesarkan Nabila hingga membiayai sekolah Nabila.

Iqbal begitu menyesalkan, hingga malam tadi Selasa (26/1/2021) pihak keluarga Nabila seolah memperebutkan santunan yang diberikan oleh berbagai pihak atas meninggalnya Nabila.

Kata Iqbal, Nabila sebetulnya anak angkat dari kakak kandungnya yang pertama bukan Rosi, namun setelah kakak kandungnya yang pertama itu meninggal Rosi lah yang mengasuh Nabila hingga tragedi pesawat tersebut.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved