Breaking News:

Berita Kriminalitas

Polsek Merawang Kembali Tertibkan 5 Ponton TI Ilegal di Hutan Lindung Desa Air Anyir

Polsek Merawang kembali menemukan adanya aktivitas TI ilegal  di Hutan Lindung Kawasan Jalan Lintas Timur Desa Air anyir

Ist/Polsek Merawang
Polsek Merawang kembali menemukan adanya aktivitas TI ilegal di Hutan Lindung Kawasan Jalan Lintas Timur Desa Air anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (26/1/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Polsek Merawang kembali menemukan adanya aktivitas TI ilegal  di Hutan Lindung Kawasan Jalan Lintas Timur Desa Air anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (26/1/2021).

Mengetahui adanya temuan TI ilegal itu, Anggota Polsek Merawang bersama UPTD KPHP Sigambir Kotawaringin  melakukan kaegiatan penertiban terhadap aktivitas TI ilegal yang berada di hutan lindung Desa Air Anyir Kecamatan Merawang tersebut.

"Didapati di lokasi ada 5 unit ponton TI ilegal namun saat didatangi petugas pemiliknya  sedang membongkar sendiri peralatan tambangnya," kata Kapolsek Merawang AKP Alief Rakhman Banyu Aji, Rabu (27/01/2021).

Diungkapkannya, sebelumnya di lokasi tersebut telah diberi spanduk peringatan dilarang melakukan penambangan  timah ilegal dan juga pernah ditertibkan secara persuasif.

"Meskipun sudah kita  pasang spanduk peringatan agar tidak melakukan aktivitas penambangan lagi namun ternyata oknum  penambang ilegal tersebut tetap masih ada yang berani melakukan kegiatan penambangan timah ilegal di lokasi itu,"  sesal  Alief Rakhman Banyu Aji.

Polsek Merawang kembali menemukan adanya aktivitas TI ilegal  di Hutan Lindung Kawasan Jalan Lintas Timur Desa Air anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (26/01/21).
Polsek Merawang kembali menemukan adanya aktivitas TI ilegal di Hutan Lindung Kawasan Jalan Lintas Timur Desa Air anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Selasa (26/1/2021). (ist/Polsek Merawang)

Menurutnya,  setelah itu pihak kepolisian memberikan imbauan tegas agar tidak melakukan penambangan di area itu lagi karena daerah itu sudah diberi peringatan dan ditertibkan secara persuasif serta sudah dilakukan pemasangan spanduk agar tidak melakukan aktivitas penambangan lagi.

"Memang tidak menutup kemungkinan aktivitas TI ilegal tersebut akan tetap berjalan lagi karena lokasi tersebut masih banyak berpotensi mengandung pasir timah yang melimpah," ungkap Alief Rakhman Banyu Aji.

Ditegaskannya, personel Polsek Merawang  akan terus melakukan patroli dan melakukan pemantauan di tempat yang sudah dilarang ada aktivitas TI ilegal tersebut.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved