Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Rumah Sakit Diminta Tambah Kuota Kamar Isolasi Covid-19, RSUD Depati Hamzah Siapkan 14 Ruangan Baru

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pihak rumah sakit menambah kuota tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pihak rumah sakit menambah kuota tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan ruang rawat karena terjadinya lonjakan kasus positif pascalibur panjang Natal dan Tahun Baru.

Karena itu,  Budi meminta rumah sakit menambah kuota kamar bagi pasien Covid-19 dari 10 persen, menjadi 30 hingga 35 persen dari total jumlah kamar yang tersedia.

Menyikapi hal tersebut, Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan penambahan kamar isolasi Covid-19 yang dinstruksikan menkes. 

"Sesuai dengan arahan dari mentri kesehatan kami RSUD Depati Hamzah sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk covid-19, itu kita harus menmbah 30-35 persen dari total tenpat tidak yang tersedia. Jadi kami akan mengusulakan anggaran ke pemerintah kota Pangkalpinang ruangan yang kemungkinan bisa bertambah 14 ruangan," kata Fauzan kepada Bangkapos.com, Rabu (27/1/2021).

Fauzan menyebutkan, mengingat saat ini kasus Covid-19 masih terus melonjak di Kota Pangkalpinang, penambahan jumlah kapasistas ruangan isolasi di RSDU Depari Hamzah ia rasa sangat penting.

"Sekarang kita masih 17 kamar ruang isolasi covid-19, jadi total ruangan kita jika ditambah itu nanti akan ada 31 ruangan. Kita siapkan saja dulu, dulu juga waktu awal kita kira cukuplah 17 kamar ruang isolasi Covid-19 ternyata kemarin sampai melebihi, nah dengan tambahan ini semoga kami bisa segera merawat pasien Covid-19 dari rujukan mana pun," jelasnya.

Diakui Fauzan, beberapa hari terakhir kasus covid yang memiliki gejala hingga perlu perawatan khusus di rumah sakit saat ini menurun, dibuktikan dengan saat ini ruang isolasi covid-19 di RSUD Depati Hamzah hanya terisi 12 kamar saja.

"Alhamdulillahnya memang tren beberapa hari ini sedikit menurun, ruangan isolasi kami yang tadinya terisi penuh terus bahkan kami sempat merawat 22 orang dengan ruang isolasi yang hanya 17 ruangan, nah sejak beberapa hari ini belum ada pasien yang masuk lagi," beber Fauzan.

Menurutnya, mulai pengerjaan tambahan ruang isolasi covid-19 tersebut akan dimulai akhir bulan Januari ini.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved