Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kadinkes Bangka Belitung Diganti Saat Kasus Corona Melonjak, Amri Minta Segera Carikan Pengganti

Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, telah melakukan rotasi sejumlah kepala dinas, satu diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Babel,

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, telah melakukan rotasi sejumlah kepala dinas, satu diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Babel, drg Mulyono Susanto yang telah tujuh tahun menjabat kadinkes.

Padahal Mulyono dirotasi saat kondisi Covid-19 di Bangka Belitung sedang melonjak. Sedangkan posisi untuk jabatan Kepala dinas Kesehatan Bangka Belitung hingga kini masih kosong.

Saat ini Mulyono, menempati jabatan Assisten Administrasi Umum di Setda Pemprov Babel, sementara untuk pengganti dirinya di dinkes belum ditentukan.

Plt Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Amri Cahyadi, mengharapkan Pemprov Babel segera mengisi kekosongan jabatan kepala Dinkes Babel, mengingat, saat ini masih menangani pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

"Kita berharap pelaksana tugas (Plt) segera ditetapkan. Harus cepat, karena dinas ini berkaitan dengan teknis berkaitan dengan pemulihan kesehatan penanganan Covid-19. Banyak hal menjadi perhatian dinkes untuk mensukseskan program Nasional seperti vaksinasi," tegas Amri Cahyadi kepada Bangkapos.com, Kamis (27/1/2021) di DPRD Bangka Belitung.

Selain itu, dia mengatakan terkait jabatan sekretaris dinas kesehatan yang akan dijadikan Plt namun berhalangan karena cuti besar, ia mengharapkan segera dicarikan solusinya.

"Mungkin ada yang berhalangan itu belum ditetapkan atau surat keterangan sudah disiapkan namun belum dilantik. Pasti ada Plt, kita tunggulah saya yakin dan percaya sudah dipertimbangan gubernur dan jajaranya," kata Amri.

Politisi dari PPP ini mengatakan pada awal tahun ini, diharapkan kekosongan jabatan kepala dinkes tidak terlalu krusial menggangu kinerja dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Awal tahun anggaran tidak terlalu krusial, dalam waktu kosong beberapa waktu tidak menggangu kinerja. Karena untuk menentukan pengganti latar belakangnya juga harus pendidikan kesehatan, dan berpengalaman di pemerintah daerah," saran Amri.

Kemudian, terkait dengan akan dilakukanya seleksi terbuka untuk jabatan kepala dinas, ia mengharapkan bisa menghasilkan  kepala dinas yang sesuai dengan teknis pekerjaanya di bidang kesehatan nantinya.

"Kenapa tidak diisi karena juga akan ada seleksi jabatan, dan ini tidak sembarang orang, kalau OPD lain tidak apa, ini bukan teknis tapi umum. Kalau ini teknis kesehatan perlu figur orangnya memahami kesehatan dan itu terbatas," jelas Amri.

Sementara, Kepala BKPSDMD Pemprov Bangka Belitung, Sahirman Jumli, mengakui jabatan kepala dinkes memang harus dilakukan percepatan pengisian untuk kembali melanjutkan tugas di bidang kesehatan.

"Betul memang ingin percepatan, bisa saja nanti pelaksanan tugas (Plt) dahulu, kita upayakan sekretarisnya," jelas Sahirman Jumli.

Dia mengatakan selain jabatan kepala dinas kesehatan, ada OPD lainnya yang akan dilakukan open bidding dalam upaya mengisi kekosongan saat ini.

"Upayakan Februari sudah open bidding, kita melapor mana lagi yang dilakukan open bidding, ini kita sampaikan ke KASN. Mana yang kosong seperti Dinas PUPR, ESDM, biro ekonomi pembangunan yang kosong, serempak kita lakukan, kalau satu satu capek,"  ungkap  Sahirman. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved