Breaking News:

Siswi Digilir 6 Pria di Rumah Temannya, Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Ditemukan Terkapar di Kamar

Korban ditemukan di salah satu rumah temanya mengaku telah disetubuhi secara bergantian oleh enam orang laki-laki

Editor: Hendra
ist
ilustrasi: Siswi SMK dicekoki miras hingga mabuk lalu digilir 6 pria termasuk temannya 

Tidak berapa lama, ungkap Harviadhi, tersangka AS bersama lima orang laki-laki yang berada di rumah itu menyiapkan rencana pesta minuman keras (miras) untuk memperdayai korban.

Dan korban pun akhirnya dipaksa untuk minum miras bersama.

Setelah semuanya sama-sama mabuk, menurut Harviadhi, tersangka AS kembali mengajak korban ke kamarnya dan menyetubuhi korban untuk melampiaskan birahi.

BACA JUGA:

--> Jawaban Tugas Anak SD Ini Jadi Viral, Hobi Ibunya Nonton Drakor, Ketahuan Suami Istri Malah Ngakak

Selanjutnya secara bergiliran, lima orang laki-laki yang ada di rumah tersebut ikut menyetubuhi korban.

"Usai menyetubuhi korban, mereka pun membubarkan diri pulang ke rumahnya masing-masing,” tandas Harviadhi.

Kasus tersebut, dikatakan Harviadhi, dapat terungkap setelah orang tua korban mencari keberadaan korban setelah dari pagi usai pamit mengembalikan rapor tidak kunjung pulang hingga sore.

Ibu korban bersama adik iparnya berupaya mencari korban ke rumah sejumlah teman-temannya.

"Dan orang tua korban akhirnya memperoleh informasi kalau anaknya berada di wilayah Kecamatan Patianrowo."

"Orang tua korban pun langsung menuju ke rumah dimaksud di wilayah Patianrowo," ujar Harviadhi.

Setelah korban ditemukan di salah satu rumah temanya, tambah Harviadhi, korban mengaku telah disetubuhi secara bergantian oleh enam orang laki-laki.

Mendengar pengakuan korban, orang tuanya bersama perangkat desanya mendatangi rumah tersangka.

Orang tua korban langsung membawa tiga terduga pelaku pemerkosaan anaknya ke Polsek Jatikalen.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved