Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Warkop Papa Terima Sertifikat Halal dari LPPOM MUI Bangka Belitung, Ingin Berikan Produk Terbaik

LPPOM MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nardi Pratomo menyerahkan Sertifikasi Halal kepada Warkop Papa, Kamis (28/1/2021).

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Penyerahan Sertifikat Halal ke Warkop Papa oleh Ketua MUI dan Direktur LPPOM MUI Babel, Kamis (28/1/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung Zayadi bersama Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nardi Pratomo menyerahkan Sertifikasi Halal kepada Warkop Papa, Kamis (28/1/2021).

Penyerahan sertifikasi halal ini diterima langsung oleh Owner Warkop Papa, Agung dan beberapa rekan lainnya.

Nardi memberikan apresiasi kepada Warkop Papa secara mandiri telah peduli halal dengan baik untuk mendapatkan sertifikasi halal tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.

"Kadang ada beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) ini berharap dari bantuan. Mudah-mudahan langkah yang dilakukan Warkop papa ini menjadi contoh dan mempengaruhi pengusaha lain untuk mengurus sertifikat halal," kata Nardi kepada Bangkapos.com, Kamis (28/1/2021).

Dia menambahkan serifikat halal saat ini bukan lagi hal penting tetapi sudah wajib sesuai amanah undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

"Jadi jangan menunggu sertifikasi halal dari pemerintah karena ini wajib kedudukannya. di mana kalau halal ada sertifikat halalnya dan kalau non halal harus ditulis non halal," ungkap Nardi.

Sementara itu, Ketua MUI Babel Zayadi juga menyebutkan bahwa serifikat halal untuk produk usaha, termasuk rumah makan menjadi bagian wajib harus dimiliki sebagaimana amanah undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

"Jadi nanti seluruh makanan dan minuman harus sudah tersertifikasi halal. Bagi pelaku usaha yang tidak mendapat sertifikat halal dari LPPOM maka produknya makanan atau minumannya tidak bisa beredar. Dan untuk proses regulasinya sertifikat halal ini masih bertahap," kata Zayadi.

Menurut Zayadi, ketika restoran atau rumah makan sudah memiliki logo halal, maka maknanya seluruh menu yang ada sudah halal dan otomatis akan terlihat oleh pengunjung.

Dia berpesan kepada pelaku usaha yang sudah mendapatkan sertifikasi halal agar konsisten dan mempertahan sistem jaminan halal.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved