Breaking News:

Berita Kriminalitas

Dugaan Pungli Oknum Ormas, Penyidik Polsek Bukitintan Panggil Tiga Orang Saksi Lokalisasi Parit Enam

IN (26) penghuni lokalisasi Paritenam, Bukitintan, Pangkalpinang, mengaku risih atas tindakan yang dilakukan oknum Ormas Pemuda Pancasila

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Suasana Ruang Unit Reskrim Polsek Bukitintan, saat para saksi di mintai keterangan, Jumat (29/1/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- IN (26) penghuni lokalisasi Parit Enam, Bukitintan, Pangkalpinang, mengaku risih atas tindakan yang dilakukan oknum Ormas Pemuda Pancasila dan oknum wartawan, yang selalu meminta iuran, dengan alasan keamanan ditempatnya.

Ia menilai, kondisi yang tidak memungkinkan juga dimanfaatkan oleh oknum tersebut.

Diakunya, kondisi itu  tidak seimbang dengan pendapat mereka, karena pendapatan sangat minim, dengan mengeluarkan biaya pula untuk perbulannya.

"iya, risih lah. Kami pendapat tidak seberapa malah diminta oleh oknum tersebut, jadi kami hitung malah nombok, bukan untung," ungkap  IN, di Polsek Bukitintan, saat memenuhi penggilan polisi, Jumat (29/1/2021)

Warga asli Cileunyi Kulon, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, bersama dua rekannya, SU (46) dan ER (48) datang memenuhi panggilan polisi, mereka diperiksa sebagai saksi, atas laporan dugaan pungli dan penipuan oleh oknum tersebut.

Sebelumnya, tiga orang saksi dari pihak lokalisasi yakni YL, CS dan RA juga sudah dipersiapkan, oleh penyidik unit Reskrim Polsek Bukitintan, pada Rabu (27/01/2021)

Kasus dugaan pungutan liar di lokalisasi Paritenam, Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan oleh ormas Pemuda Pancasila dan oknum wartawan terus berlanjut, Jumat (29/1/2021).

Polsek Bukit Intan kembali melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi. Kali ini, saksi yang diundang dari pihak penghuni lokalisasi itu, tiga saksi itu yakni SU (46), ER (48) dan IN (26).

Pemeriksaan terhadap tiga saksi berlangsung sekitar satu jam, dimulai dari pukul 10.30 WIB. Stu persatu saksi itu dimintai keterangan, oleh penyidik.

Berdasarkan inf ormasi yang dihimpun Bangkapos.com Polsek Bukitintan, keterangan yang diberikan ketiga saksi sama.

Mereka membenarkan bahwa memang ada aktivitas dugaan pungli yang saat ramai diperbincangkan publik.

Dari keterangan saksi, uang tersebut diserahkan kepada Shobri. Kemudian uang itu diserahkan kepada oknum ormas Pemuda Pancasila (PP).

Kapolsek Bukit Intan, Kompol Evry Susanto saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021) membenarkan hal tersebut. Pihaknya terus akan menindaklanjuti laporan dugaan pungli ini.

"Ya, hari ini ada tiga saksi kita panggil untuk dimintai keterangan. Kita juga akan memanggil saksi dari pihak lokalisasi selanjutnya. Kalau semua keterangan sudah kita dapatkan, baru kita panggil pihak terlapor dan gelar perkara apakah ini masuk dalam penyidikan," kata Evry.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved