Virus Corona di Bangka Belitung
Pengurus RT/RW Akan Jadi Kader Pengawas Isolasi Mandiri
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyebutkan, pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan Pangkalpinang akan menjadikan pengurus RT di setiap
Penulis: Andini Dwi Hasanah |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyebutkan, pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan Pangkalpinang akan menjadikan pengurus RT di setiap wilayah menjadi kader pengawasan isolasi mandiri di rumah.
Hal ini dilakukan agar kemungkinan orang yang isolasi mandiri di rumah tidak melanggar dan dapat terpantau.
"RT/RW itu kita tunjuk sebagai satgas pengawas Covid-19, mereka akan kita libatkan langsung, jadi penanganan akan kita lakukan mulai dari bawah sampai atas," kata Molen kepada Bangkapos.com, Jumat (29/1/2021).
Ditegaskan Molen, meskinpun saat ini kasus Covid-19 masih terus meningkat pembtasamn wilayah hingga pembatasan aktivitas tidak akan dilakukan.
"Tidak akan ada batasan, kita tidak ingin mati karena covid kita juga tidak ingin mati karena ekonomi. Saya ingin kejar target untuk kota Pangkalpinang saya ingin semuanya segera berjalan normal, sampai kita tunggu penyuntikan semua selesai," tegas Molen.
Hal demikian juga disebutkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim, setiap pengurus RT/RW nantinya akan dijadikan kader pengawasan pasien isolasi mandiri di rumah.
"Tadi kita rapat mulai minggu depan nantinya akan kita aktifkan pengawasan dari RT/RW itu, jadi pengawasannya akan mengawasi secara fisik kalau kita kesehatan mengawasinya secara online, nah kalau RT/RW nantinya mengawasi secara langsung di wilayah mereka," kata Hakim.
Hakim menyebutkan, pihaknya sudah menganggarkan untuk uang transport mengawasi pasien isolasi mandiri tersebut sebesar Rp150 ribu satu kali periode pengawasan.
"Jadi dalam 10 hari dia diawasi kita kasi uang transport Rp150 ribu. Nah kalau dia mengawsi satu keluarga yang positif akan kita kasi insentif ," jelasnya.
Hakim berharap, dengan segala upaya yang dilakukan untuk menekan angka kenaikan kasus hingga mengawasi pasien isolasi mandiri tersebut dapat membuat masyarakat lebih tenang.
"Semoga ini dapat membuat masyarakat lebih tenang karena yang isolasi mandiri sudah kita awasi langsung, kita uapayakan tidak ada yang melanggar. Dan semoga dengan segala upaya ini dapat membuahkan hasil menekan angka kenaikan kasus ini," ucap Hakim.
Sementara untuk pembatasan wilayah hingga aktivitas pihaknya masih akan menunggu instruksi dari pusat.
"Sampai sekarangkan kita tidak ada arahan untuk melakukan pembatasan wilayah hingga aktivitas, sampai saat ini saya rasa sudah terkendali," katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/wali-kota-masker-oranye-2901.jpg)