Breaking News:

Militer Myanmar Sampaikan akan Kudeta Pemerintahan, Situasinya Memanas Hingga PBB Turun Tangan

Para Kedubes bersama dengan PBB menyuarakan keprihatinan pada Myanmar yang berada di ambang kudeta militer

Editor: Hendra
News.com.au
Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Min Aung Hlaing 

BANGKAPOS.COM, --  Kabar mengejutkan datang dari negara Myanmar yang baru saja melansungkan pemilu secara demokratis pada November 2020 lalu.

Gejolak politik memanas, situasi negaranya sedang darurat sejak hasil pemilu diumumkan.

Militer Myanmar tak menerima hasil pemilu dan pemimpinnya akan melakukan kudeta kepada pemerintahan.

Mendengar rencana kudeta militer Myanmar ini memunculkan keprihatinan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Belasan kedutaan besar termasuk delegasi Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, pada Jumat (29/1/2021) mendesak militer Myanmar mematuhi norma-norma demokrasi.

BACA JUGA:

--> Usai Divaksin Covid-19 Pfizer, Nyawa 3 Warga Singapura Hampir Melayang, Alami Efek Samping Parah

Kedubes-kedubes itu bersama PBB menyuarakan keprihatinan pada Myanmar yang berada di ambang kudeta militer.

Myanmar baru satu dekade keluar dari hampir 50 tahun pemerintahan militer.

Demokrasi Myanmar diatur dalam konstitusi yang dibuat oleh junta, untuk menentukan pembagian kekuasaan antara pemerintahan sipil dan para jenderal negara.

Pemimpin pro-demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi.
Pemimpin pro-demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi. (KENICHIRO SEKI / POOL / AFP)
Halaman
123
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved