Berita Pangkalpinang
Angkutan Sampah Roda Tiga Dihentikan, Begini Pendapat Mereka
Ketua DPRD Pangkalpinang, Abang Hertza, Selasa (2/2/2021) merespon positif upaya Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkalpinang yang kini telah
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy |
BANGKAPOS.COM , BANGKA - Ketua DPRD Pangkalpinang, Abang Hertza, Selasa (2/2/2021) merespon positif upaya Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkalpinang yang kini telah menghentikan operasional angkutan sampah roda tiga, .
"Apapun kendaraan yang dipergunakan tugas dan kewajiban harus dilaksanakan, pengambilan sampah itu sebagai bentuk pelayanan dan tugas DLH. Operasional bisa memakai kendaraan mobil terbaru dari kelurahan dua unit untuk dipergunakan," ujar Abang Hertza.
Sebelumnya DLH Kota Pangkalpinang telah menghentikan, angkutan sampah roda tiga usai dinilai tidak efektif lagi. Hal ini dilakukan menyusul adanya mobil angkutan sampah berwarna pink, di mana setiap kelurahan memiliki dua unit mobil sampah.
Abang Hertza mengingatkan kepada DLH Kota Pangkalpinang, untuk tidak menimbulkan tempat pembuangan sampah (TPS) baru akibat dari kebijakan tersebut.
"Jangan sampai timbul TPS baru di lingkungan masyarakat, jangan sampai masyarakat buang sampah sembarangan sehingga itu bisa menjadi masalah baru dan menjadi tps yang akan merugikan masyarakat akhirnya," katanya.
Lebih lanjut terkait para petugas yang semulanya mengoperasikan angkutan sampah roda tiga, diketahui sementara dipindahkan ke bidang-bidang lain seperti tukang sapu dan lainnya.
"Teknisnya kita serahkan ke DLH, harus bisa menyiapkan regulasi akan diapakan mereka. Mereka ini masyarakat Kota Pangkalpinang yang butuh penghidupan, artinya boleh diperdayakan di bidang lain untuk bentuk perhatiannya kita serahkan kepada DLH," katanya.
Sementara itu satu di antara petugas angkutan sampah roda tiga yang ditemui di Halaman Kantor DLH Pangkalpinang, mengaku cukup keberatan akan kebijakan tersebut.
"Kita lah biase ngangkut sampah tapi ni juga lum jelas kerjanya, minta terus beroperasi bai kalau memang harus berenti kami ni harus jelas kerjanya," ujar satu di antara petugas yang tak ingin disebutkan namanya.
Irwansyah, Warga Kecamatan Rangkui Pangkalpinang, Selasa (2/2/2021)mengatakan, adanya angkutan sampah roda tiga bisa mengambil sampah di gang-gang kecil sehingga efektif untuk menyelesaikan masalah sampah.
"Kehadiran petugas motor sampah roda tiga selama ini sangat bermanfaat, khususnya rumah warga yang di dalam gang. Karena dengan adanya motor pengangkut sampah ini sangat membantu warga, mobil tak bisa menjangkau area gang sempit dan jaraknnya agak lumayan jauh ke dalam," kata Irwansyah.
Justeru kata Irwansyah, ia khawatir, dihentikannya angkutan sampah roda tiga dapat menimbulkan masalah baru khususnya masyarakat yang tinggal di gang-gang sempit.
"Ya kalau petugasnya mau berjalan untuk mengambil sampah mereka, kalo tidak?.
Khwatirnya dengan dihentikan para petugas sampah roda tiga ini, akan membuat tempat sampah liar di lingkungan sekitar. Harapannya mereka para petugas ini tidak di hentikan, supaya masyarakat yang rumahnya di area gang kecil dapat tetap berlangganan," keluhnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/abang-hq.jpg)