Breaking News:

Mulai Tahun Ini Sertifikat Tanah Warga Akan Ditarik Pemerintah, Diganti Sertifikat Elektronik

Mulai Tahun Ini, Sertifikat Tanah Warga Akan Ditarik Pemerintah, Diganti Sertifikat Elektronikk

Penulis: M Zulkodri (CC) | Editor: Edi Yusmanto
Tribun Jambi
Ilustrasi Sertifikat Tanah 

BANGKAPOS.COM--Mulai tahun ini, 2021, Pemerintah segera memberlakukan aturan baru terkait agraria.

Rencananya semua sertifikat tanah asli milik masyarakat akan ditarik.

Sertifikat asli tersebut akan diganti dengan sertifikat elektronik atau disebut juga sertifikat-el.

Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Sofyan Djalil belum lama ini mengeluarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik.

Dikutip dari Kontan, Rabu (3/2/2021), menurut Sofyan, tujuan dari aturan tersebut adalah untuk meningkatkan indikator berusaha dan pelayanan kepada masyarakat.

Sekaligus juga mewujudkan pelayanan pertanahan berbasis elektronik.

Ke depan, tidak ada lagi sertifikat tanah berwujud kertas, semuanya bakal berbentuk sertifikat tanah elektronik atau Sertifikat-el.

Memang untuk bisa mewujudkan sertifikat elektronik ini instansi terkait harus membuat validasi terlebih dahulu dengan sertifikat tanah sebelumnya, dari sisi data, ukuran tanah, dan sebagainya.

Setelah validasi selesai dan tuntas, barulah sertifikat tanah bisa berganti dengan sertifikat elektronik.

Nantinya, sertifikat akan disimpan dalam database secara elektronik menuju ke alamat penyimpanan masing-masing.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved