Breaking News:

PENYEBAB Oknum Perwira Polisi Marahi Tetangga hingga Bawa Pistol Terekspos ke Publik

Seorang oknum perwira polisi diduga dengan beringas menendang pintu rumah tetangga lalu acungkan psitol dan ancam bakal habisi semua penghuni rumah

Editor: Edi Yusmanto
Istimewa
Ilustrasi 

"Tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, tidak boleh ada kasus Nenek Minah yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum," tutur Listyo.

Selain itu, Listyo tidak menginginkan polisi memproses laporan anak kandung terhadap ibunya, seperti kasus di Demak.

"Tidak boleh ada lagi seorang anak melaporkan ibunya, kemudian ibu tersebut diproses dan sekarang sedang berlangsung prosesnya, dan akan masuk persidangan," papar Listyo.

Menurut dia penegakan hukum harus secara tegas dan humanis, dengan menegakkan rasa keadilan masyarakat, bukan penegakan dalam rangka untuk kepastian hukum.

"Itu akan menjadi fokus utama yang akan diperbaiki, sehingga mampu ubah wajah Polri menjadi Polri yang penuhi harapan masyarakat."

"Polri yang penuhi harapan rakyat dengan orientasi pada kepentingan masyarakat berbasis hukum berkeadilan, dan hormati HAM, serta mengawal proses demokrasi," tuturnya.

Artikel ini disarikan dari berita Tribun Timur dan Tribunnews.com: KABAR BURUK buat Kapolri Jenderal Listyo Sigit! Ada Anak Buah Ngamuk Pakai Pistol Terbakar Asmara dan SAH! Listyo Sigit jadi Kapolri Gantikan Idham Azis, Catat Janji dan Program Kapolri Baru

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved